Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Siapa Sosok Rolly Ade Charles? Diduga Anak Buah Ivan Sugianto yang Dikuliti oleh Lex Wu, Ikut Terlibat dalam Intimidasi?

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 15 November 2024 | 00:15 WIB
Rolly Ade Charles Kaawoan, anak buah Ivan Sugianto yang turut andil di kasus intimidasi.
Rolly Ade Charles Kaawoan, anak buah Ivan Sugianto yang turut andil di kasus intimidasi.

SOLOBALAPAN.COM - Rolly Ade Charles, kini ikut menjadi perbincangan publik.

Sosok Ivan, seorang pengusaha di Surabaya, tengah menjadi perhatian publik setelah peristiwa yang melibatkan seorang murid SMA Kristen 2 Gloria Surabaya.

Ivan diketahui menyuruh siswa tersebut untuk menggonggong, yang membuat kasus ini menjadi viral.

Namun, selain Ivan, ada juga perhatian yang beralih kepada seorang pria berbaju merah yang terlihat terlibat dalam insiden tersebut.

Pria ini adalah Rolly Ade Charles.

Melalui akun X @LexWu_13, Rolly diketahui sebagai lulusan Universitas Narotama, sebuah perguruan tinggi swasta.

Rolly sendiri kini menjabat sebagai kepala biro di sebuah situs redaksi di Surabaya, Bharindo.

Kekesalan muncul dari pengguna akun X lainnya, Lex Wu, yang merasa bahwa sikap Rolly terlihat sangat tengil dan kurang sopan, meskipun ia baru saja lulus pada tahun 2022.

"Ya ela tong, baru lulus SH 2022 aja tengil," tulis @LexWu_13 di akun X.

Rolly, yang terlibat dalam berbagai diskusi hukum, pada masa kuliah menulis skripsi dengan judul "KEPASTIAN HUKUM RETRIBUSI PENERBITAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN DI KOTA SURABAYA".

Hal ini juga dibagikan oleh Lex Wu untuk memberikan gambaran tentang latar belakang akademis Rolly.

Selain itu, Rolly juga menulis artikel untuk jurnal hukum bisnis yang membahas tentang perusahaan air minum di Surabaya.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Ivan Sugianto Paksa Siswa SMAK Gloria 2 Surabaya untuk Sujud dan Menggonggong, Apa Sebabnya?

Judul artikel tersebut adalah "TINJAUAN YURIDIS PENYELENGGARAAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KOTA SURABAYA" yang dipublikasikan pada Jurnal Hukum Bisnis Vol 6 No 2 tahun 2022.

Namun, skripsi Rolly tidak lepas dari kontroversi. Beberapa pihak menilai bahwa karya tersebut memiliki unsur plagiarisme.

Hal ini membuat beberapa pengguna media sosial menyerukan agar pihak yang ahli di bidang teknologi informasi (IT) untuk melakukan pengecekan terhadap skripsi tersebut.

"Saya meyakini skripsi ybs adalah PLAGIAT...ayo yg ahli IT silahkan dibelah sampai TOENTAS," tulis akun X @Firdaus85950099.

Meski menjabat di situs yang bertanggung jawab untuk pengayoman masyarakat, hal ini tak lantas membuat Rolly terbebas dari kritik.

Beberapa pengguna media sosial mengingatkan bahwa meskipun ia bekerja di instansi publik, tidak seharusnya seorang pejabat mengintimidasi rakyat.

"Website instansi pengayom masyarakat, tp kepala biro websitenya mengintimidasi rakyatnya," tulis akun X @kucingmenggalo.

Kontroversi ini terus berkembang, dengan berbagai pihak memberikan sorotan dan kritik terkait peran serta Rolly dalam insiden yang mencuat di Surabaya.

Kontroversi ini menjadi sorotan banyak pihak, terutama karena melibatkan seorang figur publik yang seharusnya menjadi contoh dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Banyak yang menyayangkan sikap Rolly dan Ivan dalam menangani permasalahan ini, yang dinilai kurang bijaksana dan tidak mencerminkan etika yang seharusnya dimiliki oleh seorang pengusaha maupun pejabat publik.

Masyarakat berharap agar kejadian seperti ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak, baik dalam hal komunikasi, etika profesional, maupun tanggung jawab sosial. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Rolly Ade Charles #lex wu #Ivan Sugianto #intimidasi