Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Lex Wu? Sosok yang Tantang Duel Ivan Sugianto Usai Paksa Anak SMA Menggonggong, Ternyata Seorang...

Didi Agung Eko Purnomo • Rabu, 13 November 2024 | 23:50 WIB
Pria bernama Lex Wu tantang duel Ivan, walimurid yang suruh siswa sujud dan gonggong di SMAK 2 Gloria Surabaya.
Pria bernama Lex Wu tantang duel Ivan, walimurid yang suruh siswa sujud dan gonggong di SMAK 2 Gloria Surabaya.

SOLOBALAPAN.COM - Ivan Sugianto menjadi viral setelah melakukan aksi amuk terhadap seorang siswa SMA Gloria 2 Surabaya, Jawa Timur.

Tidak hanya melabrak siswa tersebut, pengusaha asal Surabaya ini juga memaksa sang siswa untuk bersujud dan menggonggong seperti anjing.

Tindakan Ivan ini pun langsung mendapat kecaman luas dari publik di media sosial.

Salah satu yang turut memberikan respons adalah aktivis media sosial, Lex Wu.

Ia menantang Ivan untuk berduel dengannya karena merasa geram dengan tindakan Ivan yang melabrak seorang siswa SMA.

Lex Wu menulis di akun X miliknya, @LexWu_13, pada Senin (11/11/2024), "Gua lagi cari orang ini, bagi yang tahu silakan hubungi gua, bisa inbox di Twitter gua atau di Facebook gua."

Tantangan tersebut langsung membuat banyak warganet penasaran mengenai siapa sebenarnya Lex Wu, apalagi ia memiliki puluhan ribu pengikut di platform tersebut.

Siapa sebenarnya Lex Wu?

Lex Wu, yang juga dikenal dengan nama Ken, adalah seorang pengusaha di bidang media.

Ia merupakan pendiri dari situs PastiIndonesia.org dan juga pemimpin redaksi Mata Angin News.

Selain itu, Lex aktif sebagai ketua dewan direksi Yayasan UMKM Ekspor dan Go Bersaudara.

Sebagai seorang penggiat media sosial, Lex sering mengkritik pemerintah secara terbuka.

Ia dikenal dengan gaya kritis dan sarkastiknya, terutama saat menyindir pejabat negara melalui akun-akun media sosialnya.

Lex juga dikenal sering membantu orang-orang yang tengah terjerat masalah hukum, dan ia tidak tinggal diam ketika mendengar kasus siswa SMA yang dipermalukan oleh Ivan Sugianto.

Bagi Lex, tindakan Ivan jelas menunjukkan perilaku semena-mena. Menurutnya, masalah yang seharusnya bisa diselesaikan dengan cara yang lebih bijak justru dibesar-besarkan oleh Ivan.

"Ini lah ketengilan, masalah anak-anak bawa preman ke sekolah, intimidasi anak kecil suruh sujud. Orang tuanya juga diintimidasi, sekolah juga diintimidasi. Lo maunya apa? Lo kalau jagoan lo men to men (duel) sama gua," kata Lex Wu.

Tidak berhenti di situ, Lex juga menantang Ivan untuk bertarung satu lawan satu tanpa melibatkan preman atau pihak lain.

"Gak usah dipisahin. Gak usah pakai preman. Gak usah pakai polisi. Lo one by one (satu lawan satu) sama gua, kalau lo mau jagoan. Gua bukan sok jago," tegas Lex.

Tantangan ini pun membuat nama Lex Wu semakin dikenal di media sosial, dengan banyak orang yang mulai mengikuti perkembangan isu ini.

Kronologi Insiden Ivan Sugianto

Kejadian yang memicu aksi amuk Ivan bermula dari insiden penghinaan yang diterima oleh anak Ivan.

Anak Ivan yang bersekolah di SMA Cita Hati Surabaya, dihina oleh seorang siswa SMA Gloria 2 Surabaya berinisial ET.

Penghinaan itu terjadi saat pertandingan basket antara kedua sekolah, di mana ET mengejek rambut anak Ivan dengan sebutan "poodle", yang merujuk pada jenis anjing poodle.

Setelah mengetahui kejadian itu, Ivan merasa tidak terima dan segera mendatangi SMA Gloria 2 Surabaya.

Bersama dengan beberapa rekannya, Ivan berniat menemui siswa yang telah menghina anaknya.

Ketika berada di sekolah tersebut, Ivan langsung mengamuk dan melabrak siswa tersebut, di depan pihak sekolah yang tidak dapat berbuat banyak.

Tidak hanya melabrak, Ivan juga memaksa siswa yang menghina anaknya itu untuk bersujud dan menggonggong seperti anjing.

"Minta maaf! Sujud! Menggonggong! Menggonggong!" teriak Ivan kepada siswa yang bernama ET itu.

Siswa tersebut kemudian menurut dan melaksanakan perintah Ivan meski dalam keadaan terpaksa.

Aksi intimidasi tersebut dilakukan oleh Ivan dengan melibatkan sejumlah preman yang turut serta dalam kejadian itu.

Salah satu momen yang memprihatinkan adalah ketika ayah siswa yang dihina, Wandarto, berusaha menenangkan Ivan.

Namun, salah satu preman malah mendekati Wandarto dengan niat menganiaya. Beruntung, beberapa warga yang berada di lokasi segera melerai kejadian tersebut.

Ibu dari siswa yang menjadi korban intimidasi tersebut dilaporkan mengalami trauma berat. Ia bahkan dikabarkan sempat pingsan dan kejang-kejang akibat tekanan psikologis yang luar biasa.

Insiden ini jelas memicu banyak reaksi negatif dari masyarakat, yang menilai tindakan Ivan sebagai bentuk kekerasan dan ketidakdewasaan dalam menyelesaikan masalah. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#duel #menggonggong #lex wu #Ivan Sugianto