Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Ditangkap di Boyolali, Eko Prasetyo Pelaku Pembunuhan di Hotel Semarang Ungkap Alasan Tega Bunuh Teman Satu Malam-nya

Laila Zakiya • Selasa, 12 November 2024 | 20:38 WIB
Pelaku Pembunuhan ketika digelandang di Mapolrestabes Semarang.
Pelaku Pembunuhan ketika digelandang di Mapolrestabes Semarang.

SOLOBALAPAN.COM – Kasus pembunuhan sadis di Hotel Johar, Semarang, akhirnya terungkap setelah pelaku, Eko Prasetyo (22), berhasil ditangkap di terminal lama Boyolali.

Penangkapan yang dramatis terjadi setelah Eko Prasetyo berusaha kabur dan akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan di kaki oleh petugas.

Eko Prasetyo, seorang penjual cilok asal Kaliwungu, Kabupaten Semarang, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penangkapan Eko terjadi di terminal Boyolali pada Minggu (10/11/2024) dini hari, kurang dari 24 jam setelah mayat korban ditemukan di bawah kolong kasur kamar hotel.

Saat itu, Eko terlihat sedang santai ngopi di warung angkringan.

Namun, ketika petugas gabungan dari Satreskrim Polrestabes Semarang dan Jatanras Polda Jateng mencoba menangkapnya, Eko berusaha melarikan diri.

Tindakan tegas pun diambil oleh polisi yang akhirnya menembak kakinya.

"Iya, saya sedang ngopi di terminal Boyolali saat ditangkap," ungkap Eko saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Senin (11/11/2024), dilansir dari Radar Semarang.

Pembunuhan ini bermula dari transaksi open BO yang dilakukan Eko melalui aplikasi MiChat.

Eko menginap di Hotel Johar sejak Selasa (5/11/2024) dan sudah beberapa kali melakukan transaksi serupa sebelum akhirnya bertemu dengan korban, Nadia Juni Setya Utami (25), pada Kamis (7/11/2024).

Setelah korban tiba di kamar, Eko merasa kecewa karena penampilan korban tidak sesuai dengan foto di MiChat.

Baca Juga: Punggawa Persis Solo Ziarah ke Makam Pangeran Sambernyawa Usai Hasil Minor di Liga 1

"Yang difoto cantik, tapi yang datang enggak sesuai," keluhnya.

Namun, transaksi tetap dilanjutkan dan keduanya berhubungan badan selama sekitar 45 menit.

Namun, kejadian berubah menjadi tragis ketika korban keluar dari kamar mandi dan melontarkan kata-kata yang menyakitkan hati Eko.

"Kamu itu wong lanang lemu kok order-order MiChat, mas," ujar korban, yang membuat Eko marah besar.

Merasa terhina, Eko langsung menyerang korban.

Ia mencekik leher Nadia selama lima menit hingga korban tak sadarkan diri, kemudian menginjak leher dan dadanya hingga korban meninggal dunia.

"Saya cekik, lalu saya dorong dan injak lehernya," ungkap Eko dengan dingin.

Setelah membunuh korban, Eko tetap berada di kamar untuk menonton TV dan merokok.

Malam itu, ia memutar otak bagaimana cara menyembunyikan jenazah korban.

Akhirnya, ia menyelipkan tubuh korban di bawah kolong kasur hotel.

"Kalau saya taruh di kamar mandi, nanti ketahuan resepsionis," jelasnya saat ditanya alasan menyembunyikan mayat di kolong kasur.

Keesokan harinya, Eko berpura-pura pergi untuk mencari sarapan, tetapi sebenarnya ia kabur. Ia pamit kepada resepsionis dan naik angkot menuju Boyolali, tempat akhirnya ia ditangkap. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #eko prasetyo #michat #Hotel Johar Semarang #pembunuhan