SOLOBALAPAN.COM - Perseteruan antara Farhat Abbas dan Denny Sumargo tampaknya masih belum menemukan titik terang dan terus berlanjut.
Beberapa waktu lalu, Farhat Abbas secara tegas menolak ajakan Denny Sumargo untuk bertarung di atas ring tinju.
Farhat memilih untuk menyelesaikan perselisihannya dengan Denny melalui jalur hukum daripada melibatkan diri dalam adu fisik.
Farhat mengungkapkan bahwa ia merasa khawatir jika Denny yang akrab disapa Densu itu kalah dalam pertarungan mereka.
Oleh karena itu, Farhat lebih memilih menghindari duel fisik dan menanggapi perseteruan ini dengan cara yang lebih legal.
Saat pertemuan dengan Denny beberapa waktu lalu, Farhat justru memilih untuk diam dan terlihat menghindar dari percakapan yang terjadi.
Namun kini, Farhat berani menyatakan bahwa ia tidak takut untuk menghadapi Denny, bahkan di atas ring tinju sekalipun.
"Kalah dia nanti," ujar Farhat dengan penuh keyakinan saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis, 7 November 2024.
Jika mereka memang terlibat dalam pertandingan tinju, Farhat mengaku percaya diri bahwa ia bisa mengalahkan Denny.
Namun, ia tidak ingin Denny harus menerima kekalahan.
Farhat merasa bahwa dirinya sudah menang lebih dulu melalui laporannya terhadap Denny ke pihak kepolisian, yang berhubungan dengan dugaan ujaran kebencian yang disampaikan Denny saat mengunjungi rumahnya.
"Kalau kalah kasihan lagi dia," tambah Farhat, merujuk pada kemungkinan Denny menerima kekalahan dalam pertarungan fisik.
Pada kesempatan yang sama, Farhat bersama kuasa hukumnya, Krisna Murti, menunjukkan bukti laporan polisi yang mereka ajukan terhadap Denny Sumargo di Polres Metro Jakarta Selatan.
Pernyataan Farhat ini tampaknya berbanding terbalik dengan sikap Denny Sumargo ketika mendatangi rumah Farhat untuk mengklarifikasi ucapan Farhat sebelumnya yang menyebutkan kata 'hajar'.
Meski begitu, Farhat menegaskan bahwa ia tidak gentar menghadapi Densu.
"Berani lah," tegasnya.
"Mau dia atlet juga, saya juga pernah berkelahi dulu. Sebelum kita lapor, kita sudah berani lawan dia. Kan saya bilang saya mau hajar, coba dia bilang Farhat ta*. Pasti saya hajar di rumah," sambung Farhat.
Namun, ketika ditanya soal kemungkinan pertemuan mereka di atas ring tinju, Farhat memilih untuk tetap menempuh jalur hukum sebagai solusi.
"Nggak perlu, udah dilaporin hukum. Kalau kemarin boleh, sekarang nggak boleh lagi," tuturnya, menunjukkan bahwa ia lebih memilih menyelesaikan masalahnya dengan cara yang sah menurut hukum.
Kini, Farhat tampaknya lebih berhati-hati dalam menghadapi Denny Sumargo dan memilih untuk menyerahkan penyelesaian masalah ini kepada pihak kepolisian. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo