SOLOBALAPAN.COM - Syakir Sulaiman, mantan pemain Timnas Indonesia U-23, baru-baru ini menjadi sorotan setelah ditangkap oleh pihak kepolisian terkait kasus narkoba.
Kejadian ini tentu saja mengejutkan banyak pihak, mengingat masa lalu karier sepakbolanya yang pernah cukup dikenal.
Syakir ditangkap pada tanggal 31 Oktober 2024 di kediamannya yang terletak di Cianjur, Jawa Barat.
Polisi menemukan barang bukti narkoba di rumahnya, yang menjadi dasar penangkapannya.
Siapa Syakir Sulaiman?
Syakir Sulaiman lahir di Pante Gurah, Aceh, pada 20 September 1992.
Sepanjang perjalanan karier sepakbolanya, ia pernah membela sejumlah klub, di antaranya PSBS Bireuen, Persiraja Banda Aceh, Persiba Balikpapan, Sriwijaya FC, Bali United, dan yang terakhir, Aceh United.
Sebagai pemain yang berposisi di lini gelandang serang, karier Syakir tidak bisa dibilang gemilang.
Pencapaian terbaiknya adalah saat ia tergabung dalam skuad Timnas Indonesia U-23 untuk Asian Games 2014, meskipun ia hanya mencapai level ini tanpa bisa melangkah lebih jauh ke tim senior.
Karena itu, meskipun pernah menjadi bagian dari Timnas U-23, popularitas Syakir di kalangan penggemar sepakbola relatif terbatas, hanya dikenal oleh segelintir orang yang mengikuti perjalanan kariernya.
Salah satu prestasi yang paling diingat adalah penghargaan Pemain Muda Terbaik Liga Super Indonesia pada tahun 2013.
Saat itu, Syakir berhasil mencetak sembilan gol dari 28 pertandingan yang ia jalani bersama Persiraja Banda Aceh.
Penangkapan dan Kasus Narkoba
Namun, belakangan ini, nama Syakir justru muncul dalam pemberitaan negatif.
Pada akhir Oktober 2024, ia ditangkap karena terlibat dalam peredaran obat terlarang.
Polisi menemukan barang bukti sebanyak 2.700 butir obat-obatan ilegal, yang terdiri dari 1.700 butir tramadol dan 1.000 butir eksimer.
Syakir mengaku sudah menjalankan aktivitas ilegal tersebut selama dua tahun terakhir, dengan alasan kesulitan ekonomi.
Ia disebutkan mengedarkan obat-obatan tersebut di wilayah Cianjur, tempatnya tinggal sekarang, di Kecamatan Cilaku.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pemasok utama yang telah menyuplai barang-barang terlarang kepada Syakir.
Penangkapan ini tentunya menambah panjang daftar mantan atlet yang terjerat kasus narkoba, dan menjadi pengingat bahwa kehidupan setelah berkarier di dunia olahraga tidak selalu mulus bagi sebagian orang. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo