Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Kaisar Akira Ayman? Putra Drummer Matta Band yang Meninggal Dunia Usai Terseret Ombak di Bali saat Study Tour

Didi Agung Eko Purnomo • Sabtu, 2 November 2024 | 00:20 WIB
Kaisar Akira Ayman.
Kaisar Akira Ayman.

SOLOBALAPAN.COM - Kaisar Akira Ayman, putra dari Yadi Bachman, drummer Matta Band yang terkenal, telah meninggal dunia.

Ia ditemukan setelah terseret ombak di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali, pada Rabu, 30 Oktober 2024.

Sebelumnya ia sempat dinyatakan hilang di objek wisata Klingking Beach, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Bali sejak Rabu, 30 Oktober 2024.

Kepergian remaja berusia 16 tahun ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, dan para penggemar musik di seluruh Tanah Air, yang merasa kehilangan sosok muda berbakat dan penuh potensi.

Tragedi ini terjadi saat Kaisar dan teman-temannya tengah melakukan Study Tour di Bali, sebuah perjalanan yang diharapkan memberikan pengalaman berharga.

Mereka memilih untuk berkunjung ke Pantai Klingking yang terkenal dengan pemandangannya yang menakjubkan.

Namun, saat mereka bermain air, malang menimpa Kaisar.

Menurut saksi yang ada di lokasi, ia berusaha untuk berenang lebih jauh ke tengah laut, tetapi arus yang kuat di pantai tersebut membuatnya kesulitan untuk kembali ke daratan, menciptakan momen panik di antara teman-temannya.

Teman-teman Kaisar yang mencoba menolong juga tidak bisa melawan arus yang deras, yang mengingatkan kita akan bahaya alam yang sering kali tak terduga.

Tim SAR gabungan kemudian melaksanakan pencarian secara intensif, menggunakan semua sumber daya yang ada untuk menemukan Kaisar secepat mungkin.

Setelah beberapa jam pencarian yang penuh harapan, jasad Kaisar ditemukan pada Kamis pagi, 31 Oktober 2024, sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, membawa berita yang sangat menyedihkan bagi semua yang mengenalnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diduga Kaisar meninggal akibat tenggelam setelah terbawa arus ombak yang kuat, yang seharusnya menjadi pengingat bagi setiap pengunjung pantai akan potensi bahaya di laut.

Pantai Klingking memang dikenal memiliki gelombang yang cukup besar dan berbahaya, terutama pada musim-musim tertentu, sehingga penting bagi semua orang untuk selalu berhati-hati saat berada di dekat air. 

Jenazah Kaisar dipulangkan dari Bali pada Kamis malam, 31 Oktober, sekitar pukul 21.00 WIB.

Jenazah tiba di rumah duka yang terletak di Palasari Regol Wetan, Sumedang, Jawa Barat, pada hari ini, Jumat, 1 November. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#meninggal dunia #study tour #terseret ombak #kaisar akira ayman #bali #Matta Band