Kasus penggerebekan Mbak Mega dan Habib Nizar ini dengan cepat menjadi perbincangan panas di berbagai media sosial, memancing beragam komentar dari masyarakat.
Kronologi kasus ini bermula ketika Habib Nizar diduga beberapa kali terlihat mendatangi rumah Mbak Mega, seorang istri pelayar yang tinggal sendiri ketika suaminya sedang bertugas di laut.
Perilaku ini menimbulkan kecurigaan warga sekitar, yang akhirnya memantau pergerakan Habib Nizar.
“Sebelum digerebek, warga sudah mencurigai si pria jauh-jauh hari karena sudah beberapa kali ke rumah si perempuan,” ungkap akun Grabag.story di TikTok dikutip pada 31 Oktober 2024.
Puncak dari kasus ini terjadi ketika warga melakukan penggerebekan di rumah Mbak Mega pada dini hari.
Akun tersebut melaporkan bahwa warga menemukan sosok diduga Habib Nizar berada di dalam kamar Mbak Mega sekitar pukul 03.30 WIB.
“Waktu digrebek warga sekitar pukul 03.30 dini hari,” ujar akun tersebut, yang dengan cepat menyebar ke berbagai platform media sosial.
Setelah kejadian tersebut, baik Habib Nizar maupun Mbak Mega disebut-sebut telah mengakui perbuatan mereka dan meminta maaf kepada warga setempat.
Akun YouTube SiAkang_official menyatakan bahwa kasus ini telah diselesaikan melalui pendekatan kekeluargaan.
“Mas Nizar dan Mbak Mega sudah mengakui perbuatannya, sudah meminta maaf, sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar SiAkang_official, dikutip pada Rabu, 30 Oktober 2024.
Namun, masalah ini tidak selesai begitu saja.
Kejadian tersebut berimbas pada hubungan rumah tangga Mbak Mega dengan suaminya, seorang pelayar.
Setelah mengetahui peristiwa penggerebekan tersebut, sang suami dikabarkan telah menjatuhkan talak kepada Mbak Mega.
Akun yang sama, SiAkang_official, mengonfirmasi kabar ini dengan menyebutkan, “Suami mbak Mega sudah menjatuhkan talak.” (lz)
Editor : Laila Zakiya