SOLOBALAPAN.COM - Nama Habib Nizar dari Kauman, Tegalrejo, Kabupaten Magelang saat ini menjadi viral di kalangan publik.
Hal tersebut lantaran muncul sebuah video viral yang beredar di X.
Video itu menunjukkan sekelompok warga yang menggerebek seorang pria yang diduga adalah Habib Nizar, saat ditemukan di dalam kamar bersama seorang wanita yang bukan istrinya.
Wanita tersebut diduga bernama Mega, yang sedang ditinggal suaminya yang berlayar.
Penggerebekan dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari di Desa Dlimas, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.
Cuplikan video itu menyebar di platform X (Twitter) oleh akun @b3doel “Detik-detik Habib Nizar Tegalrejo Digrebek Viral di Media Sosial,” yang diunggah pada 26 Oktober 2024.
Lantas siapa sosok Habib Nizar?
Habib Nizar, yang memiliki nama lengkap Muhammad Nizar Maghribi Bin Abdul Qodir Basyaiban, lahir di Magelang pada 30 Juni 1998 dan kini berusia 26 tahun.
Ia masih lajang dan telah menarik perhatian di media sosial, terutama TikTok, berkat suara merdunya dalam melantunkan sholawat yang penuh penghayatan.
Popularitasnya semakin meningkat di kalangan pengguna TikTok, khususnya bagi mereka yang menyukai musik religi.
Dalam beberapa bulan terakhir, konten-kontennya di akun TikTok @nizar_bsb telah meraih ratusan ribu penonton.
Hal ini membuat jumlah pengikutnya terus bertambah, terutama berkat video-video yang menunjukkan Habib Nizar memimpin sholawat di berbagai acara yang selalu disambut hangat dan mendapatkan ribuan likes.
Belakangan ini, setelah video kontroversial tersebut beredar, Habib Nizar dikabarkan muncul di publik untuk memberikan klarifikasi pada 28 Oktober 2024.
Video klarifikasi Habib Nizar
Tentu saja, banyak warganet yang penasaran mengenai pernyataan Habib Nizar setelah namanya menjadi viral terkait dugaan penggerebekan bersama seorang wanita bersuami.
Sebuah akun Instagram bernama @info_tegalrejo mengunggah video klarifikasi dari Habib Nizar.
Dalam video tersebut, tidak hanya Habib Nizar yang memberikan klarifikasi, tetapi juga wanita yang diduga bersama dirinya saat penggerebekan.
"Video klarifikasi dari kedua belah pihak di Balai Desa Dlimas tadi pagi," tulis caption pada unggahan tersebut, seperti yang dilansir oleh Jawa Pos Radar Magelang pada 28 Oktober 2024.
Dalam rapat mediasi yang berlangsung di Balai Desa Dlimas, Kecamatan Tegalrejo, Habib Nizar, yang mengenakan topi dan masker, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo