SOLOBALAPAN.COM - Gregorius Ronald Tannur adalah putra dari Edward Tannur, mantan anggota DPR RI dari Fraksi PKB.
Kejaksaan Agung sebelumnya telah menetapkan tiga hakim sebagai tersangka dalam kasus suap yang melibatkan Ronald Tannur.
Meskipun telah menyebabkan kematian pacarnya, Ronald dibebaskan dari hukuman.
Dini Sera Afriyanti, pacar Ronald, tewas setelah terlindas mobil Toyota Fortuner di sebuah basement karaoke di Surabaya, Jawa Timur.
Setelah penangkapan tiga hakim di Pengadilan Negeri Surabaya, ada kemungkinan Edward Tannur, ayahnya, akan terseret jika terbukti terlibat dalam pendanaan kasus suap tersebut.
“Jika ada bukti yang cukup menunjukkan bahwa uang itu berasal dari Ronald Tannur atau keluarganya, kami akan menetapkan mereka sebagai tersangka,” jelas Abdul Qohar, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.
Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana kekayaan Edward Tannur, anggota DPR RI dari Nusa Tenggara Timur, yang terlibat dalam kasus ini.
Siapa Edward Tannur dan Berapa Kekayaannya?
Menurut data LHKPN, harta kekayaan Edward Tannur pada Maret 2023 mencapai Rp11,143 miliar, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Aset terbesarnya adalah tanah dan bangunan, dengan nilai mencapai Rp8,906 miliar.
Isi garasinya juga cukup mencolok, terdiri dari beberapa kendaraan komersial, sepeda motor, dan alat berat, yang total nilainya mencapai Rp1,462 miliar.
Edward tampaknya tidak hanya berperan sebagai legislator, tetapi juga diduga sebagai pengusaha, terlihat dari kepemilikan dua unit excavator: satu Caterpillar buatan 2003 senilai Rp500 juta dan satu Kobelco buatan 1996 yang diperkirakan senilai Rp300 juta.
Selain itu, ia memiliki beberapa truk dan pikap, termasuk Hino light truck buatan 2012 seharga Rp120 juta, dump truck Mitsubishi 1991 senilai Rp50 juta,
Toyota Hilux double cabin 2010 seharga Rp250 juta, dan Isuzu Panther pikap buatan 1996 yang ditaksir Rp25 juta.
Mobil penumpang yang dimilikinya hanya Honda HR-V tipe 1.5 E CVT tahun 2015 senilai Rp200 juta dan satu unit motor Honda Supra X buatan 2003 seharga Rp5 juta.
Honda HR-V tersebut adalah SUV 5-penumpang yang dirakit lokal saat peluncurannya, dengan dimensi panjang 4.295 mm, lebar 1.770 mm, tinggi 1.605 mm, dan jarak poros roda 2.610 mm, dibangun menggunakan platform yang sama dengan Honda Jazz.
Melihat data LHKPN ini, bisa disimpulkan bahwa Edward Tannur memiliki kekayaan yang lebih besar dibandingkan dengan tiga hakim yang terlibat dalam kasus suap, yaitu Erintuah Damanik, Heru Hanindyo, dan Mangapul. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo