SOLOBALAPAN.COM - Fenomena kampanye dengan janji yang tidak masuk akal kembali mencuat.
Sebuah video yang menampilkan calon bupati Mesuji, Lampung, menjadi viral di media sosial setelah ia menjanjikan jaminan surga bagi masyarakat yang memilihnya dalam Pilkada mendatang.
Kejadian menarik ini diunggah oleh akun TikTok @daniel.soerojo pada Selasa (22/10) dan dengan cepat menyebar di berbagai platform sosial media.
Dalam video tersebut, Elfianah Khamami, calon bupati Kabupaten Mesuji yang berpasangan dengan Yugi Wicaksono dan mengusung nomor urut 2 dalam Pilkada 2024, terlihat memberikan pidato di acara kampanyenya.
Ia menyuruh para tamu untuk membayangkan saat di akhirat jika masyarakat memilihnya.
“Insya Allah bu, besok di akhirat njenengan bisa membayangkan orang lagi dapat perhitungan dari akhirat nanti,” ujar Elfinah dalam video.
Ia kemudian melanjutkan ucapannya yang pastinya tidak pernah ia duga akan menjadi viral di media sosial.
Elfianah menyatakan bahwa orang-orang yang memilihnya, sebagai calon nomor 2, akan dipanggil untuk bergabung bersama nabi di akhirat.
Hal ini ia kaitkan dengan program pasangan calon nomor urut 2 yang berfokus pada penyantunan anak yatim.
“Kita dipanggil 'hei orang-orang Mesuji yang kemarin milih nomor 2, ayo ikut bersamaku karena program nomor 2 menyantuni anak yatim, masuk surga bersamaku kata nabi. Kita bersama-sama,” lanjutnya.
Video yang menunjukkan Elfianah menjanjikan surga ini langsung menarik beragam reaksi dari warganet, yang sebagian besar berupa hujatan.
Dengan lebih dari 555 ribu penonton, video tersebut mendapatkan sekitar 3,5 ribu komentar dari pengguna TikTok.
Lalu, siapa sebenarnya Elfianah ini?
Diketahui bahwa Elfianah adalah Ketua DPRD Kabupaten Mesuji untuk periode 2019-2024, yang diusung oleh Partai Nasdem.
Ia lahir dan besar di Desa Sungai Cambai, Kabupaten Mesuji, dan mengklaim sebagai perempuan asli daerah tersebut.
Menariknya, Elfianah memiliki aset yang sangat besar, mencapai Rp10,2 miliar, menurut catatan LHKPN.
Aset tersebut tersebar di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Mesuji, Lampung Tengah, dan Tulang Bawang.
Namun, kekayaannya juga disertai utang sebesar Rp60 juta yang dilaporkan kepada KPK. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo