Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Terlambat! Pihak Guru Honorer Supriyani Tutup Pintu Damai untuk Kubu Anak Polisi di Konawe Selatan

Laila Zakiya • Rabu, 23 Oktober 2024 | 21:16 WIB
Supriyani, guru honorer di Konsel yang disebut lakukan kekerasan anak didik terhadap anak polisi hingga berujung dipenjara.
Supriyani, guru honorer di Konsel yang disebut lakukan kekerasan anak didik terhadap anak polisi hingga berujung dipenjara.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus guru honorer Supriyani yang dituduh melakukan kekerasan terhadap anak seorang polisi di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, terus menjadi perhatian publik.

Supriyani dituduh memukuli muridnya, yang kemudian dibantahnya.

Dari keterangan Supriyani, ia mengaku tidak pernah memukul murid tersebut.

Kuasa hukum Supriyani, Andre Darmawan, mengungkapkan bahwa pihak orangtua murid yang melaporkan kasus ini kini ingin berdamai setelah kasusnya viral.

Namun, menurut Andre, upaya mediasi ini sudah terlambat karena kasusnya telah masuk ke pengadilan.

"Baru mau mediasi damai, tapi terlambat perkara sudah masuk pengadilan," ujar Andre pada 22 Oktober 2024, dikutip dari Tribunnews.

Andre juga mengungkapkan bahwa setelah kasus ini menjadi viral, Supriyani sementara dipindahkan ke rumah Camat Baito untuk menghindari intervensi.

Orangtua murid yang melaporkan kasus ini diketahui adalah anggota polisi.

Meskipun ada usaha untuk berdamai, Andre menegaskan bahwa mereka tidak lagi tertarik dengan mediasi karena kasusnya telah menjadi ranah hukum.

Apalagi, Supriyani juga mengatakan bahwa sebelumnya ia sempat dipaksa mengakui kesalahan yang tidak diperbuatnya.

"Saya ditelepon beberapa kali sama penyidik untuk diminta mengaku saja kalau bersalah," ujar Supriyani.

Baca Juga: Berapa Gaji Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden? Tunjangannya Ternyata Mencapai...

Supriyani menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan seperti yang dituduhkan.

Ia hanya ingin mendapatkan keadilan setelah bertahun-tahun bekerja sebagai guru honorer dengan penghasilan yang sangat minim.

Kasus ini pun menarik perhatian pengacara ternama, Hotman Paris, yang menawarkan bantuan hukum melalui timnya, Hotman 911.

Hotman mengunggah informasi kasus ini di akun Instagram-nya, meminta keluarga Supriyani untuk segera menghubungi tim hukumnya.

'Agar keluarganya hubungan Tim Hotman 911,' tulis Hotman Paris di Instagramnya, dikutip pada Rabu, (23/10/2024).

Dukungan untuk Supriyani pun terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk guru dan rekan-rekannya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #guru honorer #Supriyani #konawe selatan #anak polisi