Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kenapa Tagar Save Ibu Supriyani Jadi Trending di X? Ternyata Gegara Guru di Sulawesi Tenggara yang Jewer Anak Polisi

Didi Agung Eko Purnomo • Rabu, 23 Oktober 2024 | 04:11 WIB
Ibu Supriyani dilaporkan Seorang polisi gegara jewer anaknya.
Ibu Supriyani dilaporkan Seorang polisi gegara jewer anaknya.

SOLOBALAPAN.COM - Ibu Supriyani, seorang guru honorer di SD Negeri Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dilaporkan oleh seorang polisi karena diduga menghukum siswanya.

Kasus ini bermula pada 25 April lalu, ketika Nurfitriana, ibu korban, melihat bekas luka memar di paha belakang anaknya yang masih duduk di kelas satu.

Ia mengatakan, "Alasan korban luka itu akibat jatuh di sawah bersama ayahnya."

Setelah itu, ia bertanya kepada suaminya, Aipda Wibowo Hasyim, mengenai asal luka tersebut, yang awalnya diklaim sebagai akibat jatuh.

Aipda Wibowo kemudian menanyakan langsung kepada anaknya, dan anaknya menjawab, "Habis dipukul sama gurunya berinisial SP," kata Febri.

Merasa tidak terima, Aipda Wibowo melapor ke Polsek Baito pada 26 April. Selanjutnya, mediasi dilakukan dengan melibatkan pemerintah desa setempat.

"Dari mediasi ini, guru dan kepala sekolah datang ke rumah untuk minta maaf," jelasnya.

Namun, dalam proses tersebut, diduga orang tua siswa yang juga berprofesi sebagai polisi itu justru menjadikan permintaan maaf itu sebagai pengakuan kesalahan untuk laporan polisi.

"Kronologi yang diperoleh dari pihak sekolah, menyatakan siswa diduga memberitahu kepada orang tua bahwa ia telah dipukul oleh guru. Padahal gurunya hanya menegur, tidak memukul," kata sumber.

Meski begitu, "Orang tua tidak terima. Daripada panjang masalah, guru dan kepala sekolah datang ke rumah minta maaf."

Namun, diduga orang tua siswa meminta uang Rp50 juta saat guru datang untuk meminta maaf, yang ditolak karena sang guru menegaskan tidak melakukan tindakan pemukulan.

"Sampai akhirnya guru dapat panggilan di Polda. Sampai sana katanya mau dimintai keterangan ternyata langsung ditahan, suaminya disuruh pulang.

Padahal ini guru masih honorer, punya anak kecil. Sudah beberapa malam ditahan di Polda," demikian kelanjutan pesan tersebut.

Kasus ini telah menarik perhatian publik, terutama di Konawe Selatan, di mana masyarakat dan aktivis meluncurkan gerakan "Save Ibu Supriyani, S.Pd" untuk mendukungnya.

Tagar Save Ibu Supriyani pun jadi trending di X dengan 23 ribu postingan.

Mereka meminta doa dan bantuan dari masyarakat agar Supriyani dapat segera bebas dan melanjutkan tugasnya sebagai pengajar. (did)

 

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#sulawesi tenggara #polisi #guru #tagar #trending di X