Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kesaksian Mistis Naomi saat Tersesat di Gunung Slamet hingga Ditemukan dalam Keadaan Hidup! Sempat Ikuti Pergerakan Burung?

Nindia Aprilia • Kamis, 10 Oktober 2024 | 18:00 WIB
Kisah mistis Naomi yang tersesat di gunung slamet.
Kisah mistis Naomi yang tersesat di gunung slamet.

SOLOBALAPAN.COM - Naomi Daviola Setyanie (17) tengah viral di media sosial usai dirinya menghilang beberapa hari di jalur pendakian gunung slamet.

Bermula dari siswi di SMK 3 Kota Semarang ini yang ikut dalam sebuah Open Trip guna mendaki di gunung slamet.

Dalam satu rombongan, diketahui ada 40 orang yang saat itu bersama Naomi. Namun naasnya ketika di tengah perjalanan Ia kehilangan jejak rekan-rekannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di akun @merapi_uncover, Naomi berhasil ditemukam oleh Tim Sar pada Selasa (8/10/24).

Ia bertahan selama 2 hari 3 malam sejak dinyatakan menghilang di jalur pendakian pada Minggu (6/10/24).

Usai ditemukan dalam keadaan sehat, kini Naomi beberkan kesaksiannya terkait beberapa hal yang Ia temui ketika tersesat di gunung slamet.

Mulanya, Naomi beberkan dirinya memulai pendakian pada Sabtu (5/10/24) melalui jalur Purbalingga pada pukul 23.00 WIB.

Kemudian Ia telah sampai di puncak pada Minggu (6/10/24) pada pukul 13.00 WIB. Setelah itu Ia dan rombongan beristirahat sebelum memutuskan untuk turun ke bawah.

Naasnya, saat perjalanan turun seluruh rombongan berhamburan dan tidak lagi menjadi satu. Salah satunya Naomi, Ia sudah tidak bisa menyaksikan rombongan di depannya namun masih bisa melihat dua orang yang berada di belakangnya.

"Kan ada empat orang. Pertama dia turun duluan, kedua saya dan ketiga ini ada dua orang. Pas di tengah, saya bisa melihat dua orang ini tapi saya tidak bisa lihat mas-mas ini (depan). Saya melihat dua ini di belakang masih ada orang, terus saya menengok tidak ada orang lagi bener sepi. Saya juga udah enggak ada jalan lagi bener-bener full hutan saya tidak bisa melihat apa-apa lagi selain hutan," ucap Naomi pada (9/10/24).

 

Baca Juga: Santri di Langkat Sumut Bakar Pengurus Ponpes Hidup-hidup! Ternyata Bermula Sakit Hati Sering Dibully

Selain itu, Ia juga mengungkapkan kondisinya saat bermalam sendirian di gunung slamet. Saat itu, yang dia takutkan hanyalah jika Ia mengalami hipotermia.

Apalagi kala itu Naomi dan rombongan hendak melakukan pendakian 'Tek Tok' sebutan untuk pendakian tanpa menginap di lokasi.

Pastinya barang persediaan yang di bawa oleh Naomi cukup terbatas, Ia hanya membawa roti dan meminum air yang ada di danau.

Diketahui, di hari kedua saat Naomi tersesat Ia menemukan seekor burung dan langsung mengikuti pergerakannya.

Namun, saat itu Naomi merasa kelelahan dan suasana hutan sudah dipenuhi dengan kabut hingga hujan deras.

Hal pertama yang Naomi pikirkan adalah agar tubuhnya bisa tetap merasa hangat, Ia mengenakan pakaian yang sesuai dengan pakaian pendakian hingga Ia masih bisa menjaga suhu tubuhnya,

"Lalu ikuti petunjuk burung sebenarnya agak ragu awalnya, kita ndak tahu burungnya apa baik atau ndak. Dia naik saya naik, dia turun saya turun sampe di tengah saya mulai berhenti istirahat," ucap Naomi.

Ternyata, burung inilah yang pada akhirnya memberikan petunjuk hingga Naomi berhasil ditemukan oleh Tim Sar melalui suara.

Ia mendengat ada Tim Sar yang memanggil namanya hingga Ia berikan respon dan seketika langsung merasa lemas.

Naomi berhasil dievakuasi oleh Tim Sar dalam keadaan sehat dan langsung di bawa ke puskesmas terdekat untuk menjalani perawatan setelah hilang 2 hari 3 malam di gunung slamet. (nda)

Editor : Nindia Aprilia
#burung #gunung slamet #naomi #mistis #kesaksian #tersesat