Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tak Cuma Rudapaksa, Kasus Panti Asuhan Tangerang Kini Merembet ke Dugaan Perdagangan Orang, Ada Manipulasi!

Laila Zakiya • Rabu, 9 Oktober 2024 | 23:00 WIB
Ilustrasi rudapaksa - Ibu di Sumenep antarkan putrinya ke oknum kepsek untuk dirudapaksa.
Ilustrasi rudapaksa - Ibu di Sumenep antarkan putrinya ke oknum kepsek untuk dirudapaksa.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus rudapaksa yang terjadi di Yayasan Panti Asuhan Darussalam An'Nur Tangerang rupanya berbuntut panjang.

Bukan cuma masalah rudapaksa, kini Yayasan Panti Asuhan Darussalam An'Nur di Tangerang juga diterpa dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO.

Dugaan perdagangan orang di panti asuhan di Tangerang itu diungkap oleh Ketua Komisi Perlindungan Anak (KPAI) Ai Maryati.

Ai Maryati mengatakan bahwa dugaan perdagangan orang itu muncul saat KPAI melakukan penyelidikan terkait kasus rudapaksa di panti asuhan Tangerang tersebut.

Dikatakannya, ditemukan adanya indikasi manipulasi data yang dilakukan oleh pengurus panti asuhan Tangerang tersebut.

"Ada langkah-langkah yang patut diduga bahwa ada rekrutmen, ada pengambilan secara manipulatif data-data dan bahkan akte kelahiran anak," kata Ai Maryati dalam konferensi pers pada Selasa, 8 Oktober 2024 lalu.

Dari penyelidikan yang dilakukan pihaknya, terungkap kedok yang diduga dilancarkan pihak panti asuhan untuk mencari keuntungan pribadi.

"Mencari uang, memanipulasi, dan memperkaya serta ekspolatiasi yang berlipat ganda pada anak-anak kita," sambungnya.

Lebih lanjut, mulanya Yayasan Panti Asuhan Darussalam An'Nur Tangerang jadi sorotan setelah terungkap adanya dugaan rudapaksa yang dilakukan oleh para pengurus.

Bahkan pimpinan panti asuhan tersebut, Sudirman, juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus rudapaksa.

Sebanyak 3 orang tersangka diamankan polisi terkait kasus rudapaksa di panti asuhan tersebut, sementara 1 orang lainnya diketahui masih menjadi buron.

Baca Juga: Geger DS Diisukan Jadi Teman Dekat Baim Wong yang Selingkuh dengan Paula Verhoeven, Fahmi Bachmid: Tanya ke Paula!

Terakhir, dikabarkan ada sebanyak 42 anak yang menjadi korban pencabulan di panti asuhan Tangerang tersebut.

Para korban diiming-imingi dengan game, liburan, dan makanan sebelum menjadi korban pencabulan para pengurus panti asuhan.

Rudapaksa dan pencabulan itu dilakukan para pelaku salah satunya dengan cara mengusapkan losion anti nyamuk ke tubuh korban, yang kemudian merembet ke alat viral bocah panti asuhan. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #perdagangan orang #tppo #tangerang #Rudapaksa #panti asuhan