SOLOBALAPAN.COM - Sebanyak 32 anak menjadi korban pelecehan di sebuah panti asuhan yang berada di Tangerang.
Yayasan Panti Asuhan An’nur di Kota Tangerang mencuri perhatian publik setelah terungkap bahwa tiga pengurusnya terlibat dalam tindakan rudapaksa.
Awalnya, jumlah korban dilaporkan sebanyak 25 orang, tetapi kemudian meningkat menjadi 32. Rentang usia para korban antara 8 hingga 16 tahun.
Salah satu orang tua asuh di panti tersebut, Dean Desvi, menjelaskan dalam sebuah wawancara di Youtube TV One bahwa pada Mei 2024, ia menerima pesan melalui Instagram yang mengungkapkan situasi di panti asuhan itu.
Menurut Desvi, Ada lima pelaku yang terlibat dalam kasus pelecehan anak ini.
Mereka terdiri dari Sudirman (pemilik panti), Lucky, Yusuf, Yandi, dan Wati.
Namun, satu orang masih belum berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.
Siapa sebenarnya Abi Sudirman dan bagaimana rekam jejaknya?
Saat ini, Abi Sudirman telah diamankan oleh Polres Metro Tangerang, sementara para korban telah dibawa ke dinas sosial untuk mendapatkan perlindungan.
Sudirman adalah pimpinan Panti Asuhan Darussalam An Nur dan dikenal oleh anak-anak asuhnya dengan sebutan "Abi."
Menurut berbagai sumber, ia memiliki penampilan yang ramah dan sering melakukan dakwah di hadapan para ibu-ibu.
Ia juga diduga aktif di TikTok, dengan akun @abisudirman265, di mana ia sering membagikan konten kesehariannya.
Sudirman pernah mengundang beberapa artis untuk membuat konten bersama. Diperkirakan, usianya kurang dari 50 tahun dan ia memiliki empat pegawai.
Yayasan yang didirikan oleh Sudirman telah berdiri selama sekitar 20 tahun, namun diduga tidak memiliki izin resmi.
Selain itu, ia juga memiliki akun Instagram lain dengan nama @abisudirmandarussalamannur, yang diikuti oleh 1.572 pengguna.
Namun, saat ini Instagramnya tidak bisa diakses karena di privasi. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo