SOLOBALAPAN.COM - Warganet soroti kasus dugaan penyiraman cairan cabai yang dilakukan oleh istri pimpinan Ponpes di Aceh.
Bermula dari beredarnya video di akun X milik @Heraloebss, nampak seorang perempuan yang tengah memandikan seorang anak laki-laki.
Dalam video tersebut anak ini nampak merasa kesakitan dan kepanasan setelah disiram cairan cabai di pondok pesantren tempatnya belajar.
melansir dari laman Antara Aceh, Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, Iptu Fachmi Suciandy turut membenarkan adanya kejadian pelanggaran yang dilakukan oleh istri pimpinan Ponpes di Aceh.
Mereka berhasil mengamankan pelaku yang berinisial NN (40), yang diduga menyiramkan cairan cabai ke santri di bawah umur itu.
“Pelaku kita amankan karena diduga melakukan kekerasan terhadap seorang santri di sebuah pondok pesantren,” ucap Iptu Fachmi Suciandy dikutip dari Antara Aceh.
Sementara itu, di akun X @Heraloebss banyak yang menyoroti kejadian viral tersebut dan mengaitkannya dengan parenting yang dilakukan oleh pondok pesantren tersebut.
"Pendidikan anak berdampak besar kepada perkembangan mental anak di masa depan" tulis @Heraloebss.
"Memberi hukuman tanpa ilmu, maaf buk kalo aku katain tol*l." tulis @dilsbos.
"bayangin sepanas dan seperih apa itu badannya sampe dia nyebur ke bak mandi" tulis @yubiaksara.
"Salah satu oknum yang mencoreng nama baik baik pendidikan madrasah/pondok di indonesia. Semoga netizen dapat membijaksanai. Yang salah itu ustadzahnya bukan pondoknya" tulis @amaizael.
Bagaimana tidak, belakangan ini berbagai kasus tindak kekerasan yang dilakukan di lingkungan Pondok Pesantren tengah menjadi sorotan.
Apalagi tidak didasari dengan ilmu yang benar, kekerasan menjadi salah satu hukuman yang dilakukan guna berikan efek jera pada anak.
Baca Juga: Ayah di Lampung Utara Cabuli Anaknya yang Baru 16 Tahun, Kini Korban Hamil 3 Bulan
Padahal anak di bawah umur masih membutuhkan banyak perhatian dari orang di sekitarnya. (nda)
Editor : Nindia Aprilia