SOLOBALAPAN.COM - Geger unggahan bertuliskan boikot Debiprt beredar di X.
Diketahui, Debiprt merupakan seorang pria yang berprofesi sebagai foodvlogger.
Debiprt diboikot lantaran dianggap merugikan sejumlah pengusaha kuliner di Jogja.
Namun bukan cuma di Jogja, Debiprt ternyata juga pernah berulah di Solo.
Pengakuan tersebut disampaikan oleh akun X @Qodridio, dikutip pada Rabu (2/10).
Dalam laporannya tersebut, akun X itu membagikan ulang gambar yang mengajak untuk memboikot Debiprt.
Rupanya, aksi boikot itu sudah dilakukannya sejak lama.
Namun saat itu, pemilik X tersebut melakukan boikot secara independen dan tak koar-koar.
Ia juga tak mengajak pengusaha lain untuk ikut serta memboikot Debiprt.
Hal itu rupanya terjadi lantaran Debiprt ternyata sempat berulah ketika berada di Solo dan me-review kuliner di bawah naungan pemilik akun X tersebut.
"Btw, terimakasih gerakan blacklistnya Debi, berulah juga di Solo di Brand kita tapi gak ditanggepin, cuma kita blacklist sendiri aja gak dipakai di semua brand yang terafiliasi sama kita," cuitnya.
Setelah ramai warganet yang ingin memboikotnya, Debiprt kini diketahui menutup akun TikTok dan Instagram miliknya.
Lebih lanjut, salah satu yang jadi sorotan adalah ketika Debiprt datang ke sebuah warung rumahan dengan menu andalan rawon.
Debiprt mengatakan seharusnya tauge yang disajikan sebagai pendamping rawon direbus terlebih dahulu sehingga tidak membuat hidangan tersebut menjadi langu.
Tentunya ucapan Debiprt itu membuat geram banyak pihak, apalagi selama ini rawon memang disajikan dengan tauge yang mentah. (lz)
Editor : Laila Zakiya