Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral di Media Sosial Klarifikasi Siswi di Gorontalo Terkait Video Syur bersama Guru, Ternyata...

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 1 Oktober 2024 | 01:53 WIB
Penyebaran link video syur siswi inisial PPT dan David Hakim Gorontalo.
Penyebaran link video syur siswi inisial PPT dan David Hakim Gorontalo.

SOLOBALAPAN.COM  - Seorang siswi MAN di Gorontalo mengungkapkan rasa syukurnya setelah video syur yang menyangkut dirinya viral di media sosial.

Banyak pihak berpendapat bahwa guru di MAN tersebut melakukan tindakan Child Grooming terhadap siswi itu.

Dalam keadaan yatim piatu, siswi yang masih di bawah umur tersebut mengalami perlakuan yang sangat menyedihkan.

Setelah video tersebut tersebar, korban merasa lega dan membagikan perasaannya melalui akun Facebooknya.

Siswi yang juga menjabat sebagai Ketua OSIS tersebut mengaku bahwa dirinya merasa bebas dari pengalaman yang menyakitkan sejak lama.

"Saya sangat sangat bersyukur kepada Allah tidak menjadi budak s*ks lagi," ujar PPT.

Meskipun PPT merasa menyesal karena mendapatkan kritik dari publik terkait video syur yang menyangkut dirinya dan DH.

"Walau saya mungkin dikucilkan dari orang-orang yang tidak tahu benar keadaan saya dan menjadi diri saya," ucapnya.

Kronologi PPT Terjebak dalam Perhatian DH

Setelah videonya viral, banyak orang yang mengajukan pertanyaan kepadanya. PPT merasa perlu menjelaskan awal mula masalah yang dihadapinya.

"Saya akan mencoba menceritakan bagaimana semua ini bisa terjadi," ujarnya.

Dia mengungkapkan rasa kecewa dan kesedihan yang mendalam karena tidak tahu harus berbuat apa dalam situasi tersebut.

"Jujur, saya sangat sedih dan kecewa. Saya tidak tahu harus bagaimana di posisi ini," katanya.

PPT juga menjelaskan bahwa ia adalah seorang yatim piatu ketika pertama kali masuk di MAN 1 Gorontalo.

"Semua berawal saat saya masuk di MAN 1 Gorontalo. Saya seorang yatim piatu, seperti yang saya sampaikan dalam video-video yang beredar saat wawancara dengan seorang TikToker," tambahnya.

Kejadian yang tidak menyenangkan ini mengingatkannya pada pengalaman pertama kali menerima perlakuan verbal yang tidak pantas.

"Suatu hari, saya mulai mendapatkan perlakuan verbal yang tidak menyenangkan dari guru  (DH) hingga lama-lama mengancam," tutupnya.

Namun, setelah ditelisik lebih dalam ternyata klarifikasi tersebut adalah hoax.

Korban dalam kasus video yang tidak pantas saat ini tidak memiliki handphone karena perangkatnya telah disita untuk keperluan penyelidikan.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman.

"Korban saat ini tidak memiliki HP," ungkap Yana kepada wartawan, Minggu (29/9/2024).

Handphone tersebut disita oleh Polres Gorontalo sejak Rabu (25/9/2024).

"Bu Kadis, korban tidak pernah melakukan klarifikasi di Facebook karena sejak hari Senin dia tidak memiliki HP, yang diamankan oleh Polres sebagai barang bukti," tambah Yana.

Oleh karena itu, unggahan yang mengatasnamakan korban dipastikan sebagai informasi yang tidak benar.

Saat ini, korban masih mendapatkan pendampingan dari DPPPA Gorontalo.

Korban juga telah dikeluarkan dari sekolah setelah video yang tidak pantas dengan oknum guru tersebut tersebar.

Sementara itu, guru berinisial DH (57) telah ditetapkan sebagai tersangka. (did)

 

 

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Siswi gorontalo #guru #video syur #klarifikasi #viral di media sosial