SOLOBALAPAN.COM - Kasus video syur yang dilakukan oleh oknum guru dan siswinya di Gorontalo masih menjadi sorotan warganet.
Akibat munculnya video ini, terpantau sampai Sabtu (28/9/24) tagar bertuliskan guru masih menjadi trending topik pembahasan di X.
Hal itu lantaran netizen tidak menghentikan penyebaran link video syur berdurasi 5,48 menit milik David Hakim dan siswi berinisial PPT tersebut.
Padahal, banyak korban dalam kejadian viral ini. Mulai dari PPT yang masih di bawah umur hingga keluarga David Hakim yang tak bersalah.
Mereka terkena imbas viralnya kasus video syur tersebut. Bahkan sampai saat ini PPt dikabarkan mengalami trauma yang cukup dalam.
Ia masih membutuhkan bantuan untuk melindungi mentalnya yang masih berusia di bawah umur.
Apalagi PPT diketahui merupakan seorang anak yatim piatu, Ia tidak memiliki orang tua dan pastinya sangat membutuhkan kasih sayang.
Naasnya, penyebaran video syur milik David Hakim dan juga PPt ini tidak bisa terhindarkan oleh publik.
Sementara itu, saat ini David Hakim sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelecehan se*sual yang dilakukan kepada anak di bawah umur.
Sementara itu kepolisian meminta agar siapapun yang memiliki video viral ini untuk tidak menyebarkannya ke publik.
Baca Juga: Komentar Puan Maharani Terkait Isu Gantikan Gibran Rakabuming Jadi Wapres, Benarkah Demikian?
Mereka harus mengingat PPT yang masih di bawah umur dan membutuhkan perlindungan hukum.
"Tolong yang sudah terlanjur memiliki video, tolong kalau bisa jangan diedarkan lagi, dihapus," kata Kapolres Gorontalo AKBP Deddy Herman, pada Kamis (26/9/2024).
Sebelumnya, salah satu perempuan berbaju pramuka yang nampak muncul di awal video juga turut terseret dalam kasus video syur viral ini.
Pasalnya, Ia diketahui merupakan sosok perekam video yang dilakukannya menggunakan polsel miliknya. (nda)
Editor : Nindia Aprilia