SOLOBALAPAN.COM - Nama Tia Rahmania tengah menjadi trending pembicaraan di media sosial, salah satunya menduduki trending di X.
Bagaimana tidak, anggota DPRD RI terpilih untuk Banten ini dikabarkan diberhentikan oleh PDI Perjuangan.
Berdasarkan surat keputusan di KPU RI Nomor 1368 Tahun 2024, dirinya menjadi salah satu anggota DPR RI yang terpilih namun posisinya harus tergantikan oleh pemenang suara terbanyak setelahnya.
"Bonnie Triyana. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Menggantikan calon terpilih atas nama Tia Rahmania, M.Psi., Psikolog. (peringkat suara sah ke I, nomor urut 2). Tia Rahmania, M.Psi., Psikolog. tidak lagi memenuhi syarat menjadi anggota DPR," isi surat keputusan KPU di situs resmi KPU, pada Rabu (25/9/2024).
Usai kabar ini beredar di media sosial, kini kembali muncul rekam jejak Tia Rahmania yang diketahui pernah kritik Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK).
Beberap video beredar dan viral di X, salah satunya di akun @Ry*****ghter7.
'Saya Tia Rahmania, PDI Perjuangan Banten 1'
'Kenapa saya tidak membuka jaket ini, karena KPK ini lembaga yang didirikan oleh Presiden ke-5, Ketua Umum Kami Megawati Soekarno Putri'
'Merdeka!'
'Pak Nurul Gufron yang terhormat, daripada bapak bicara yang teori seperti ini, kita semua tau paknegara ini berada dalam kondisi tidak baik-baik saja'
'Mending bapak bicara kasus bapak, bagaimana bapak bisa lolos dewan etik, kemudian di Petun sukses, bagaimana kasus bapak memberikan rekomend kepada ASN'
'Bagaimana kasus-kasus bapak yang lain bisa lolos, mohon maaf pak Bapak bukan produk dari kami'
'Korupsi itu intinya etika dan moral pak, saya itu salah satu Dosen Anti Korupsi Pak'
Kalimat ini diucapkan oleh Tia Rahmania saat itu, Ia terlihat sedikit ngegas ketika berbicara di depan KPK.
Obrolannya kemudian dipotong dan pada akhirnya Ia meminta izin untuk pergi meninggalkan ruangan tersebut. (nda)
Editor : Nindia Aprilia