SOLOBALAPAN.COM - Empat orang warga menjadi korban laka kereta api Fajar Utama Solo rute Pasar Senen-Solo pada Minggu (22/9/24).
Peristiwa tragis ini terjadi di jalur perlintasan kereta api Cikampek-Tanjungrasa, Kampung Daringo, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang.
Berdasarkan video amatir yang beredar di media sosial, nampak ada 4 orang yang tengah asik menyaksikan kereta api yang lewat.
Tanpa sadar, perlintasan kereta api yang memiliki dua jalur ini ternyata di saat bersamaan ada dua buah kereta api yang melintas.
Mereka asik merekam video hingga tak menyadari ada satu lagi kereta yang akan melintas tepat di rel yang mereka duduki.
Naasnya, kereta tersebut langsung menerjang keempat orang yang tengah bersantai menyaksikan kereta yang lewat.
Tiga orang ditemukan di lokasi kejadian dan satu orang lagi terseret hingga Stasiun Subang Jawa Barat.
Sebelum kejadian, suling lokomotif berulang kali telah dibunyikan oleh masinis namun keempat orang yang asik membuat video ini tak menghiraukannya.
Mereka masih saja membuat video di rel kereta api hingga tersambar kereta api Fajar Utama Solo dan alami luka berat.
Sementara itu, PT KAI langsung berikan himbauan pada masyarakat agar tidak bermain di perlintasan kereta api karena sangat berbahaya.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di dekat perlintasan kereta api guna menjaga keselamatan bersama. Kami juga mengimbau jika ingin melewati perlintasan kereta api agar lebih berhati-hati ketika kereta akan melintas." tulisnya melalui akun X @KAI121.
Duka mendalam dirasakan keluarga setelah empat orang dinyatakan meninggal dunia usai terlibat laka kereta api ini.
Apalagi rekaman video yang mereka ambil ketika kereta hendak datang di perlintasan turut beredar di media sosial.
Nampak handphone yang digunakan untuk take video tersebut terlempar dan jatuh ketika kereta dari arah belakang datang.
Bahkan video tersebut masih terekam hingga beberapa orang datang untuk membantu evakuasi korban laka kereta api ini. (nda)
Editor : Nindia Aprilia