SOLOBALAPAN.COM - Salah satu Oknum DPRD Singkawang diduga menjadi pelaku tindak asusila kepada anak dibawah umur.
Pria berinisial (H) ini diketahui menjadi pelaku tindak asusila yang dilakukan kepada LO (13), ini diungkap langdung oleh Ibu Liu (ibunda Lo).
Naasnya, bukan hanya memiliki jabatan sebagai anggota DPRD Singkawang namun (H) ini juga pemilik kost tempat Ibu Liu dan keempat anaknya tinggal.
Bahkan selama ini Ibu Liu telah menganggap (H) sebagai orang tuanya sendiri, namun ternyata Ia jadi pelaku dibalik hancurnya masa depan putrinya.
'Kehidupan kami jadi sangat kacau sejak saya mengetahui anak saya LO (13) tahun telah dihancurkan masa depannya oleh seorang tokoh masyarakat sekaligus tokoh politik yang selama ini saya anggap sebagai orang tua tempat kami menyewa kost miliknya'
Kalimat ini dituliskan oleh Ibu Liu ketika dirinya mengirimkan sebuah surat terbuka yang turut di unggah di akun X @dhemit_is_back.
Sebelumnya, video pelantikan (H) sebagai DPRD Singkawang turut beredar di sosial media khusunya di X.
Ia tetap menjalani pelantikan meskipun menjadi terdakwa dalam kasus tindak asusila yang dilakukannya kepada anak di bawah umur.
Bahkan, usai melaporkan kasus ini Ibu Liu dan keluarga mendapatkan beberapa ancaman dari orang tak dikenal.
Itulah yang akhirnya membuat Ia berhenti bekerja dan hanya memanfaatkan belah kasihan dari masyarakat sekitar.
Keluarga kecil ini tidak memiliki rumah untuk tinggal, mereka hidup berpindah tempat dan menyewa kost untuk tinggal sementara.
Naasnya, kala memilik untuk tinggal di Kost (H) adalah pilihan yang salah. Justru putinya yang baru berusia 13 tahun harus rela dijatuhkan martabatnya oleh oknum DPRD Singkawang.
'Memilih melaporkan peristiwa pahit yang kami alami, justru berubah menjadi sisi kelam dan situasi paling buruk dalam hidup kami'
'Kami diteror, diancam dan di intimidasi dan akhirnya saya harus berhenti berjualan dan hidup dari belas kasihan orang setiap harinya, saya harus mengungsi sana sini'
Sementara itu, diketahui kasus asusila yang menimpa Lo (13) ini telah ditangani langsung oleh Polres Singkawang, hal ini diucapkan oleh Humas Polda Kalbar melalui akun X @BidhumasKalbar.
"Terimakasih sobat polri, diharapkan dengan penanganan kasus tersebut untuk tetap menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan untuk saat ini kasus tersebut menjadi atensi dan sudah dalam proses penyidikan oleh polres Singkawang." tulisnya dikutip pada Sabtu (21/9/24) melalui akun X @BidhumasKalbar. (nda)
Editor : Nindia Aprilia