SOLOBALAPAN.COM - Kasus kematian Nia Kurnia Sari mulai menunjukkan kemajuan setelah pihak kepolisian menggunakan anjing pelacak.
Nia Kurnia Sari ditemukan meninggal dunia pada Minggu, 8 September 2024, di Pariaman, Padang.
Ada dugaan bahwa empat orang terlibat dalam pembunuhan Nia saat ia sedang menjual gorengan keliling.
Namun, hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat mengidentifikasi pelaku pembunuhan tersebut.
Berita terbaru melaporkan bahwa pihak kepolisian telah menggunakan dua ekor anjing pelacak untuk membantu mengungkap identitas pelaku.
Nia Kurnia Sari dibunuh dengan sangat brutal dan jenazahnya dikubur dengan sembarangan.
Akhirnya, jasad Nia berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh BPBD, TNI, Polri, pemerintah nagari, dan masyarakat setempat.
Jenazah ditemukan dalam keadaan terikat dan tanpa busana.
Diduga Nia menjadi korban pemerkosaan hingga pembunuhan, lalu dikubur saat sedang berjualan gorengan.
Dalam upaya mengusut kasus tersebut, dua ekor anjing pelacak turut dilibatkan untuk mencari pelaku pembunuhan.
Selama proses pencarian, anjing pelacak berhasil menemukan sebuah baju yang diduga milik pelaku.
Namun, setelah menelusuri sejauh 2 kilometer, anjing pelacak tidak lagi dapat mencium jejak aroma, dan polisi menduga pelaku telah melarikan diri dengan menyeberangi sungai. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo