Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Cherry Lai? Istri Ken Lai yang Viral Usai Diduga Lakukan Bullying ke Karyawan di Perusahaan Brandoville Studios

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 13 September 2024 | 23:27 WIB
Cherry Lai, Istri CEO Brandoville Studios.
Cherry Lai, Istri CEO Brandoville Studios.

SOLOBALAPAN.COM - Cherry Lai adalah co-owner dan istri dari Ken Lai, CEO Brandoville Studios di Jakarta, yang baru-baru ini menjadi sorotan publik karena tuduhan bullying terhadap karyawan.

Berita tersebut viral di aplikasi X, memperdebatkan dugaan kekerasan yang dilakukan oleh Cherry Lai.

Siapa Cherry Lai?

Cherry Lai adalah seorang warga negara Hong Kong dengan izin tinggal tetap di Kanada.

Ia pindah ke Kanada pada usia 9 tahun dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di sana.

Di Kanada, Cherry bertemu dengan Ken Lai, suaminya, dan mereka kemudian bersama-sama mengembangkan bisnis mereka di Brandoville Studios.

Cherry Lai adalah seorang pemimpin dalam dunia Multi Level Marketing dengan peringkat blue diamond di sebuah perusahaan.

Kasus kekerasan yang diduga melibatkan dirinya telah mencuat di media sosial dan menjadi topik hangat di X.

Pada 9 September 2024, salah satu korban dari kekerasan tersebut resmi melapor ke Komnas Perempuan.

"Saat ini kami sedang memproses verifikasi dan mengidentifikasi kebutuhan korban." pernyataan dari Komisioner Komnas Perempuan, Siti Aminah, pada 13 September 2024.

Pengguna Twitter X dengan akun @bisher_d790 telah membagikan bukti-bukti terkait pelecehan yang dialaminya bersama rekannya di bawah kepemimpinan Cherry Lai.

Bukti-bukti tersebut meliputi bullying dan manipulasi terhadap para pegawai studio.

Berikut adalah bentuk-bentuk perundungan yang dilaporkan terjadi di Brandoville Studios:

- Karyawan diminta untuk berbicara dengan cara yang dianggap sopan menurut standar yang tidak jelas.
- Diperintahkan untuk menampar diri sendiri sebanyak 100 kali, dengan aktivitas tersebut direkam.
- Diharuskan hadir pada jam-jam tidak lazim, seperti pukul 2 pagi.
- Tunjangan Hari Raya (THR) ditahan.
- Gaji dipotong tanpa alasan yang jelas.
- Diperintahkan untuk pindah rumah.
- Dilarang menghubungi keluarga.
- Tidak diberikan kesempatan untuk cuti meskipun mengalami kematian orang tua.
- Gaji yang diterima karyawan maksimal sebesar 5 juta per bulan.

Hingga saat ini, Ken Lai dan Cherry Lai belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai tuduhan perundungan di lingkungan kerja melalui akun media sosial mereka. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#karyawan #viral #Brandoville Studios #bullying #Ken Lai #Cherry Lai