SOLOBALAPAN.COM - Kepergian tragis Nia Kurnia Sari masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan sahabat.
Remaja yang dikenal gigih ini telah berjualan gorengan sejak duduk di bangku SMP untuk membantu meringankan beban keluarganya.
SOLOBALAPAN.COM - Kepergian tragis Nia Kurnia Sari masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan sahabat.
Remaja yang dikenal gigih ini telah berjualan gorengan sejak duduk di bangku SMP untuk membantu meringankan beban keluarganya.
Nia Kurnia Sari, yang saat itu baru berusia remaja, dikenal oleh warga sekitar sebagai penjual gorengan yang rajin dan pantang menyerah.
Setiap hari, ia membawa sekitar 250 gorengan yang diambil dari tempat bosnya, Ibu Samina Wati, untuk dijual di sekitar desa tempat tinggalnya.
Meskipun tubuhnya mungil, Nia tak pernah mengeluh dan selalu menyelesaikan tugasnya dengan penuh semangat.
"Awalnya, Nia setor 800 rupiah gorengan, untungnya cuma 200 rupiah per gorengan," ungkap Ibu Samina Wati mengenang perjuangan Nia.
Meski keuntungannya kecil, Nia tetap gigih melanjutkan usahanya setiap hari. Dalam sehari, ia bisa mengantongi keuntungan sekitar Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu, hasil dari menjajakan gorengan ke warga sekitar.
Kisah Nia yang mulai berjualan sejak SMP menunjukkan semangat dan tanggung jawab besar yang dimilikinya meski usianya masih belia.
Ia bahkan sering kali menjadi tumpuan keluarga untuk membantu perekonomian rumah tangga.
"Nia sudah jualan sejak SMP," lanjut Ibu Samina Wati.
Namun, di tengah semangat dan kerja kerasnya, nasib tragis menimpa Nia. Ia ditemukan tewas secara mengenaskan di hutan Padang Pariaman, setelah beberapa hari dinyatakan hilang.
Dugaan kuat mengarah pada tindak kekerasan yang berujung pada kematiannya.
Kini, kepergian Nia tak hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya, tetapi juga bagi warga sekitar dan para pelanggannya yang telah mengenalnya sebagai sosok yang ramah dan pekerja keras.
Perjuangan Nia untuk mencari nafkah sejak SMP menjadi bukti betapa tangguhnya gadis 18 tahun ini dalam menghadapi tantangan hidup.
Meski keadilan untuk Nia masih terus diperjuangkan, kenangan akan kegigihan juga kebaikannya akan terus hidup di hati mereka yang pernah mengenalnya. (nda)
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:43 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:16 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:31 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:35 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:06 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:13 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:46 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:10 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:58 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:57 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:54 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:49 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:40 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:46 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:29 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 22:49 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 21:53 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 21:45 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 21:02 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 20:37 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 20:23 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 20:10 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 19:49 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:48 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:42 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:32 WIB
Jumat, 12 Juni 2026 | 17:39 WIB