SOLOBALAPAN.COM - 3 pembunuh Ayu Andriani tak ditahan meski terbukti menjadi pelaku pembunuhan wanita yang ditemukan tewas di Kuburan Cina Palembang yang sebelumnya bikin geger.
Keputusan pihak kepolisian dengan tak menahan 3 pelaku pembunuhan Ayu Andriani itu membuat keluarga kecewa.
Keluarga menyesalkan 3 pelaku pembunuhan Ayu Andriani hanya diberikan rehabilitasi meski berhasil menghabisi nyawa bocah perempuan tersebut di Kuburan Cina Palembang.
Diketahui, ketiga pelaku pembunuhan Ayu Andriani hanya direhabilitasi lantaran masih berada di bawah umur.
Padahal keempat remaja lelaki yang diketahui jadi pelaku pembunuhan Ayu Andriani juga disebut tega melakukan rudapaksa kepada bocah berusia 13 tahun tersebut.
Sehingga, pihak keluarga yang diwakilkan oleh Uwak (om) korban menilai bahwasanya ketiga bocah di bawah umur yang direhabilitasi itu bertindak tak sesuai dengan umurnya.
"Di bawah umur tapi dia bisa membunuh, merudapaksa, apakah sesuai dengan umurnya?" ucap uwak Ayu Andriani dilansir dari YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Kamis (12/9).
Dinilai tak bertindak sesuai dengan umurnya, ketiga pelaku yang direhabilitasi itu diharapkan untuk mendapat sanksi yang semestinya.
"Kami dari keluarga besar, kami mohon kepada pihak yang memproses, kami minta keadilan, jangan karena mereka di bawah umur direhab," pintanya.
Selain 3 pelaku yang hanya direhabilitasi, keluarga juga menyayangkan satu pelaku lain yang hingga kini belum mendapat pemeriksaan yang semestinya.
Diketahui, IS (16) yang merupakan kekasih Ayu Andriani, saat ini tak diperiksa karena gangguan kejiwaan.
"Imam tidak diperiksa karena sakit kejiwaan, sewaktu dia merudapaksa kan masih waras," kata uwak korban dalam YouTube tersebut.
Lebih lanjut, keluarga Ayu Andriyani berharap pihak kepolisian dapat bersikap tegas dalam menghukum keempat pelaku yang telah menewaskan bocah yang dikenal sebagai penjual balon tersebut.
Editor : Laila Zakiya