Ditemukan terkubur di hutan dan tanpa busana, penemuan jasad Nia Kurnia Sari di Padang Pariaman dinilai tak wajar.
Pihak kepolisian pun langsung turun tangan melakukan penyelidikan terhadap kasus penemuan jasad Nia Kurnia Sari.
Ditemukan tanpa busana, banyak yang menduga jika Nia Kurnia Sari sempat menjadi korban rudapaksa sebelum akhirnya tewas dibunuh.
Namun pihak kepolisian belum berani mengungkapkan soal rudapaksa yang diduga diterima oleh Nia Kurnia Sari itu.
"Hasil autopsi belum keluar secara resmi," kata AKBP Faisol Amir, dikutip pada Rabu (11/9).
Walaupun belum bisa menyampaikan soal dugaan rudapaksa terhadap Nia Kurnia Sari, namun pihak kepolisian mengungkapkan hasil penyelidikan sementara terhadap korban yang dikenal sebagai seorang penjaja gorengan itu.
"Korban mendapatkan kekerasan fisik di bagian kaki dan wajah, itu terlihat tidak normal di bagian itu. Untuk NKS merupakan korban kekerasan seksual itu kita tunggu hasil autopsi dulu. Karena hasilnya belum keluar," sambungnya.
Diketahui sebelumnya, korban ditemukan terkubur sekitar 500 meter dari rumahnya.
Polisi menyampaikan sudah mengantongi terduga pelaku pembunuhan terhadap Nia Kurnia Sari.
Namun hingga saat ini terduga pelaku belum ditangkap dan masih dalam pengejaran.
Polisi menyatakan masih harus mengusut sejumlah barang bukti lain soal penemuan jasad Nia Kurnia Sari.
"Kami masih memetakan dulu, karena terduganya ada. Tapi kami belum bisa menyampaikan. Selain itu, kita tadi sore juga menurunkan anjing pelacak untuk mencari barang bukti yang lain," tukasnya. (lz)
Editor : Laila Zakiya