SOLOBALAPAN.COM - Nasib nahas menimpa Nia Kurnia Sari (18), gadis penjual gorengan yang meregang nyawa setelah beberapa hari dikabarkan menghilang.
Mulanya, Nia berpamitan untuk pergi menjual gorengan di sekitar desanya sebagai rutinitas harian yang harus ia jalani.
Namun nahasnya, di jalan yang dikelilingi oleh hutan itu, Nia bertemu dengan beberapa orang jahat yang menghabisi nyawanya.
Belum diketahui pasti siapa pelaku pembunuhan Nia Kurnia Sari, namun melalui akun TikTok, ada tetangga Nia yang turut membongkar terkait pelaku pembunuhan tragis tersebut.
"Ini kejadian dekat rumah gue. Adeknya jual gorengan keliling tiap hari buat biaya kuliah adeknya tahun depan. Malah diperkosa dan dibunuh sama 3-4 pemuda yang nggak punya otak! Kasihan banget asli," tulis @yourchochobun di sebuah video unggahan tentang ditemukannya Nia.
Diketahui, saat ini terduga pelaku pembunuhan telah diamankan oleh kepolisian, namun sampai saat ini terduga masih berstatus sebagai saksi.
Meninggalnya Nia Kurnia Sari menyisakan duka mendalam pada keluarga dan juga sahabat-sahabatnya.
Pasalnya, Nia diketahui merupakan sosok anak yang baik dan selalu membantu keluarganya untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan berjualan gorengan.
Berdasarkan informasi yang diungkapkan oleh Acha, ia mengaku sahabatnya itu telah berjualan sejak masih bersekolah.
Namun, setelah lulus dari sekolah, ia kemudian berjualan gorengan di sekitar rumahnya demi mendapatkan pundi-pundi rupiah.
Sampai saat ini, proses penyelidikan kasus meninggalnya Nia Kurnia Sari masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.
Apalagi belakangan diketahui, polisi telah menemukan bukti baru berupa kaos panjang berwarna hitam milik Nia.
"Kita diperbantukan dengan K-9 Ditsamapta Polda Sumbar. Kita mencari barang bukti yang dipakai oleh korban yang masih belum ditemukan, sehingga nanti hasilnya sesuai (pakaian yang dipakai korban). Ada beberapa jenis pakaian yang ditemukan, satu terkonfirmasi milik korban," ungkap Ahmad Faisol Amir, Kapolres Padang Pariaman pada Rabu (11/9/24).
Diketahui, dalam proses tersebut, Kapolres Padang Pariaman mengerahkan anjing pelacak guna menemukan barang bukti lainnya.
Ternyata, proses ini berhasil hingga kepolisian menemukan sebuah kaos yang digunakan oleh Nia Kurnia Sari ketika terakhir pergi meninggalkan rumah untuk berjualan. (nda)
Editor : Nindia Aprilia