Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Yulianus Agung Ngaku Dijotos Paspampres saat Minta Foto usai Dapat Kaos dari Jokowi, Istana Beri Bantahan soal Pengakuan Sang Mahasiswa!

Laila Zakiya • Selasa, 10 September 2024 | 23:09 WIB
Mahasiswa bernama Yulianus ditonjok bagian perutnya oleh Paspampres setelah dapat kaos dari Jokowi.
Mahasiswa bernama Yulianus ditonjok bagian perutnya oleh Paspampres setelah dapat kaos dari Jokowi.

SOLOBALAPAN.COM - Viral pengakuan mahasiswa bernama Yulianus Agung yang mengatakan jika dirinya menjadi korban tinju atau jotos oleh Paspampres Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Dalam pengakuannya, Yulianus Agung mengatakan bahwa saat itu dirinya baru saja mengambil kaos yang dibagikan Jokowi dalam kunjungannya ke Samarinda, Kalimantan Timur.

Setelah mengambil kaos yang dibagikan oleh Jokowi itu, Yulianus Agung berniat untuk meminta foto bersama sang Presiden.

Namun ia justru langsung ditarik mundur oleh Paspampres.

Dalam video yang berhasil direkamnya, Yulianus Agung sempat terlihat meringis kesakitan.

Dikatakannya bahwa saat itu dirinya baru saja mendapat jotosan di bagian perut dari Paspampres yang bertugas.

Pihak Istana yang mengetahui adanya kabar soal Yulianus Agung lantas langsung buka suara.

Istana membantah adanya kekerasan yang dilakukan Paspampres kepada mahasiswa di Samarinda itu.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana.

"Kami telah koordinasi dengan teman-teman Paspampres bahwa tidak ada pemukulan oleh Paspampres. Kami akan cek tim pengamanan wilayah," kata Yusuf.

Menurut Yusuf, Paspampres terlatih untuk mencegah adanya keributan dan menjaga keamanan Presiden.

Baca Juga: Jadwal KRL Solo-Yogyakarta 11 September 2024! Turun Stasiun Solo Balapan Bisa Mampir Kulineran ke Kota Barat!

Apalagi di ring 1, dimana ring terdekat dengan Presiden Joko Widodo.

Meskipun membantah adanya kekerasan terhadap Yulianus seperti yang disampaikan oleh sang mahasiswa, namun Yusuf meminta maaf atas adanya kejadian tak menyenangkan tersebut.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut, dan mengucapkan terima kasih dan sangat menghargai antusias masyarakat yang ingin menyambut Bapak Presiden. Hal ini akan menjadi pembelajaran dan evaluasi kami," kata Yusuf. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Yulianus Agung #jokowi #samarinda #joko widodo #kekerasan #paspampres