SOLOBALAPAN.COM - Sebuah artikel dengan judul "Andi Arief: Jokowi 'Sembunyikan' Anak Pertamanya" hingga tagar fufufafa ajdi trending di platform X baru-baru ini.
Dalam tangkapan layar tersebut, akun fufufafa tampak meradang terhadap pernyataan Andi Arief tersebut.
Berita dan komentar dari akun fufufafa tersebut diposting pada tahun 2014 silam.
"Sini lo nji**, gw gak ngumpet, sini gw ladenin," tulis akun fufufafa di Kaskus, dilansir Solobalapan.com di akun X @kafiradikalis.
Netizen pun dibuat bingung dengan komentar akun Fufufafa tersebut. Jika ia bukanlah Gibran mengapa ia harus mengumpat dan mengatakan jika ia tidak bersembunyi.
Sontak, sosok Andi Arief pun jadi viral di sosial media.
Andi Arief juga pernah menjadi perhatian pakar hukum tata negara, Refly Harun.
Ia mengatakan bahwa pernyataan politisi dari Partai Demokrat itu dikeluarkan saat ia masih berada di pihak oposisi terhadap Pemerintahan Jokowi pada tahun 2014.
Bagaimana sosok Andi Arief?
Andi Arief, pria kelahiran Lampung pada 20 November 1970, dikenal sebagai seorang politisi berpengaruh di Indonesia.
Pada masa mudanya, Andi aktif sebagai aktivis pro-demokrasi di tanah air.
Saat masih kuliah, Andi terlibat aktif dalam organisasi Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID), yang berafiliasi dengan Partai Rakyat Demokratik (PRD) pada pertengahan 1990-an.
Pada masa itu, statusnya sebagai mahasiswa dan aktivis dianggap sebagai ancaman bagi Pemerintahan Orde Baru.
Andi adalah salah satu korban penculikan pada tahun 1998, sebuah peristiwa penting dalam sejarah reformasi Indonesia.
Selama masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) antara 2004 dan 2009, ia menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam.
Memasuki tahun 2015, Andi Arief ditunjuk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo