Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Remaja 18 Tahun Bernama Nia Kurnia Sari Ditemukan Tewas Terkubur di Hutan Padang Pariaman, Video Evakuasi Jasadnya Viral

Laila Zakiya • Senin, 9 September 2024 | 22:19 WIB
Remaja 18 tahun ditemukan tewas terkubur di hutan Padang Pariaman.
Remaja 18 tahun ditemukan tewas terkubur di hutan Padang Pariaman.

SOLOBALAPAN.COM - Seorang remaja berusia 18 tahun yang diketahui bernama Nia Kurnia Sari, ditemukan tewas terkubur di Padang Pariaman.

Nia Kurnia Sari diketahui merupakan seorang remaja 18 tahun yang kesehariannya menjadi penjual gorengan.

Nia Kurnia Sari ditemukan terkubur di sebuah hutan dengan tanpa busana.

Video evakuasi Nia Kurnia Sari pun viral beredar di media sosial.

Seperti salah satunya beredar melalui akun X @dheit_is_back, dikutip pada Senin (9/9).

Remaja 18 tahun itu merupakan warga Korong Pasar Surau, Padang Pariaman.

Lewat unggahan yang beredar, jasad Nia Kurnia Sari terlihat sedang diangkat dari atas tandu.

Video tersebut direkam tak lama setelah Nia Kurnia Sari ditemukan tak bernyawa di hutan di Padang Pariaman.

Sebelumnya, keluarga juga sudah melaporkan Nia Kurnia Sari yang dilaporkan menghilang selama 2 hari.

Hingga akhirnya, warga sekitar menemukan jasad Nia di tanah galian yang rupanya berisi tubuh korban yang terkubur.

Terkait penemuan jasad Nia Kurnia Sari itu, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan.

Baca Juga: Siapa Gufron Rabban? Isi Chat Perselingkuhannya dengan Athiya Fadhila Rachma atau Dokter Lala Viral di X

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti terkait penemuan jasad wanita berusia 18 tahun itu, diantaranya berupa sandal dan payung.

"Telah ditemukan bukti perlengkapan yang sudah dipakai oleh korban," terang AKBP Ahmad Faisol Amir.

"Ada sandal kemudian ada kain, ada payung yang berada di dekat TKP korban ditemukan," pungkasnya. (lz)

 

Editor : Laila Zakiya
#viral #Nia Kurnia Sari #padang pariaman #jasad #evakuasi