SOLOBALAPAN.COM - Akademi Komunitas Tekstil dan Produk Tekstil (AK Tekstil) menggelar acara fun walk sebagai rangkaian acara untuk menyemarakkan Dies Natalis ke-9.
Fun walk sebagai bentuk menyemarakkan Dies Natalis ke-9 AK Tekstil itu digelar pada Minggu (8/9/2024).
Fun walk Dies Natalis ke-9 AK Tekstil itu diikuti oleh sebanyak 650 peserta yang terdiri dari kalangan civitas akademika, alumni dan masyarakat umum.
Fun walk yang digelar untuk merayakan Dies Natalis ke-9 ini mengusung tema 'Kreativitas dan Kolaborasi Tekstil Indonesia'.
Ratusan peserta yang berpartisipasi dalam fun walk kali ini memulai perjalanannya dari kampus AK Tekstil Solo menuju Taman Lansia Kecamatan Jebres Solo.
Setelahnya, para peserta diarahkan untuk kembali berjalan ke lingkungan kampus.
Acara fun walk Dies Natalis ke-9 AK Tekstil itu juga diramaikan dengan sejumlah hadiah.
Diantaranya, para peserta bisa membawa pulang hadian berupa satu unit sepeda dari Wali Kota Solo Teguh Prakosa dan kulkas hadiah dari sponsor Bank Mandiri.
Setelah fun walk, diadakan senam bersama, hiburan, dan pembagian door prize berupa 28 hadiah menarik serta empat voucher e-money.
Kegiatan fun walk perdana ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, termasuk sekolah mitra AK Tekstil Solo. Awalnya, panitia hanya menargetkan 400 peserta.
"Melihat antusiasme hari ini, tahun depan kami akan coba tingkatkan jarak menjadi 5K atau 10K dengan skala yang lebih masif. Karena ini baru pertama kali, kami coba dulu. Insya Allah tahun depan akan lebih meriah," beber Direktur AK Tekstil Solo Wawan Ardi Subakdo.
Wawan menjelaskan, fun walk merupakan bagian dari sinergi dan kolaborasi AK Tekstil Solo dalam ekosistem tekstil.
"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat Solo bahwa AK Tekstil mendukung pengurangan pengangguran terbuka dengan program pendidikan yang siap kerja," jelasnya.
Wawan juga mengakui bahwa industri tekstil dalam setahun terakhir menghadapi tantangan besar.
Sebagai bagian dari ekosistem industri tekstil, AK Tekstil Solo berkontribusi dalam menyediakan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja.
"Kami terus berupaya meningkatkan produktivitas di industri tekstil. Di usia yang ke-9 ini, kami juga merefleksikan peningkatan mutu pendidikan dengan harapan bisa beralih status menjadi Politeknik di tahun-tahun mendatang," tandasnya. (zia/wa/lz)
Editor : Laila Zakiya