SOLOBALAPAN.COM - Pada acara "Rakyat Bersuara" yang disiarkan pada Selasa malam (04/09/2024), berlangsung perdebatan panas antara sejumlah narasumber terkenal.
Narasumber tersebut Silfester Matutina, Ketua Umum Solidaritas Merah Putih, dan Rocky Gerung, yang merupakan seorang akademisi.
Perbincangan kali ini berfokus pada banyaknya drama menjelang Pilkada.
Acara ini mengundang narasumber lain seperti Geisz Chalifah (Relawan Anies Baswedan), Chico Hakim (Juru Bicara PDI Perjuangan), dan Immanuel Ebenezer (Ketua Umum Prabowo dan Jokowi Mania).
Dikutip Solobalapan.com melalui Twitter @gung_dk, perdebatan dimulai sejak Silfester Matutina bertanya pasal mana yang menunjukkan presiden sudah melanggar hukum.
Dalam diskusi ini, Rocky Gerung memperkenalkan pemikiran "parsimoni," yang dianggapnya sebagai prinsip hukum yang penting.
Pemikiran parsimoni menyatakan bahwa penjelasan yang terbaik adalah yang memerlukan asumsi paling sedikit.
Dengan kata lain, solusi yang paling sederhana adalah yang paling benar.
Jawaban Rocky Gerung terhadap pertanyaan Silfester Matutina adalah dengan menjelaskan asas "Pacta Sunt Servanda," sebuah prinsip hukum dari bahasa Latin yang berarti "janji harus ditepati."
Namun, saat Rocky mulai menguraikan konsep ini, Silfester Matutina tampak tidak tertarik dan menolak penjelasan tersebut.
Ia menegaskan bahwa dia bukan mahasiswa baru yang membutuhkan kuliah tambahan.
"Sudahlah, saya bukan mahasiswa baru yang harus Anda terangkan," ujar Silfester Matutina dengan nada acuh tak acuh.
Perdebatan semakin memanas ketika Silfester kembali menantang Rocky untuk memberikan bukti konkret mengenai pasal-pasal hukum yang dianggap dilanggar oleh Presiden.
Rocky, sambil menjelaskan asas "Pacta Sunt Servanda" sebagai bukti, tetap menghadapi reaksi keras dari Silfester.
Silfester menuduh Rocky sebagai "pecundang" yang merugikan bangsa dengan kebohongannya.
"Nggak ada ini manusia, ini manusia pecundang yang sangat merugikan bangsa kita ini dengan kebohongan kebohongan yang dia lakukan.
Mana buktinya ketika kamu bisa membuktikan? nggk ada rocky," ungkap Silfester.
Situasi semakin memanas ketika keduanya mulai saling mengolok-olok.
Meskipun MC berusaha menenangkan keadaan, Silfester tetap melontarkan kata-kata kasar kepada Rocky, menambah ketegangan dalam perdebatan. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo