SOLOBALAPAN.COM - Isi catatan di HP milik dokter muda PPDS Anestesi Undip Semarang, Aulia Risma Lestari terungkap.
Dikabarkan sebelumnya, keluarga Aulia Risma Lestari kembali dirundung duka dengan kabar meninggalnya Moh. Fakhruri yang merupakan ayahanda sang dokter muda PPDS Anestesi Undip Semarang.
Moh. Fakhruri disebut mengalami penurunan kondisi kesehatan usai Aulia Risma Lestari dikabarkan meninggal dunia diduga akibat tak kuat dengan senioritas saat menjalani program PPDS Anestesi Undip Semarang.
Meski keluarga dan pihak kampus sudah membantah dugaan bunuh diri tersebut, namun masih banyak pihak yang mencoba mengusut soal dugaan adanya senioritas dan bullying di lingkungan PPDS Undip Semarang.
Kini, isi catatan HP milik Aulia Risma Lestari terungkap.
Dibeberkan oleh adik kandung almarhum, Aulia Risma sempat mencatat Pasal Anestesi di HP miliknya.
Catatan tersebut ditulis pada 7 Juli 2022, diduga saat awal Aulia Risma masuk ke PPDS Anestesi Undip Semarang.
Begini isi Pasal Anestesi menurut catatan di HP milik almarhumah:
1. Senior selalu benar
2. Bila senior salah kembali ke pasal 1
3. Hanya ada kata ya dan siap
4. Yang enak hanya untuk senior
5. Bila junior dikasih enak tanya kenapa
6. Jangan pernah mengeluh karena semua pernah mengalamo
7. Jika masih mengeluh, salah siapa masuk anestesi
Selain pasal Anestesi, ditemukan pula larangan dan aturan lain di calam catatan milik almarhumah Aulia Risma.
Aturan yang cukup jadi sorotan di antaranya adalah HP dilarang off selama 24 jam.
Selain itu dilarang makan dan minum selama di ruang Oka.
Mahasiswi semester 1 hanya boleh bebrbicara ke semester 2 begitupun selanjutnya.
'Tugas unthul secara singkat adalah pengurus rumah tangga' tulis catatan di HP Aulia Risma.
Unggahan isi catatan HP Aulia Risma itu jadi sorotan setelah diunggah ulang oleh influencer @drg.mirza lewat Insta Story-nya. (lz)
Editor : Laila Zakiya