Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Mangkunegara X Putuskan Mundur dari Bakal Calon Walikota Solo, Berbuntut Kekecewaan hingga Drama Politik yang Makin Memanas!

Antonius Christian • Rabu, 28 Agustus 2024 | 18:43 WIB
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara X digadang-gadang bakal menjadi pengganti Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo.
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara X digadang-gadang bakal menjadi pengganti Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo.

SOLOBALAPAN.COM - Manuver politik KGPAA Mangkunegara X yang sebelumnya digadang-gadang maju sebagai Bakal Calon Walikota, disayangkan oleh sejumlah partai politik (Parpol).

Terutama oleh mereka yang sudah terlanjur mengeluarkan rekomendasi. Seharusnya, mereka hanya tinggal mendaftar ke KPU, tetapi kini para Parpol di tingkat Kota harus mengulang komunikasi dengan DPP masing-masing.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPD PKS, Daryono. Dia menjelaskan bahwa dengan mundurnya penguasa Pura Mangkunegaran tersebut, pihaknya harus kembali berkonsultasi dengan DPP.

"Padahal, waktu pendaftaran Bakal Calon yang kami usung semakin mendesak. Jadi, kami belum bisa banyak berkomentar," ujar Daryono.

"Karena kemarin kami sudah menurunkan rekomendasi untuk Gusti Bhre dan Mbak Astrid. Dengan mundurnya Gusti Bhre, kami harus menganalisis ulang," tambahnya.

"Ya, kami menyayangkan hal ini karena waktunya sudah sangat mepet. Di satu sisi, kami menghormati keputusannya, terutama karena alasan mundurnya Mangkunegara X menurut kami cukup vital, yaitu masalah keluarga. Kami paham bahwa ini adalah keputusan yang berat, dan kami menghormatinya," imbuh Daryono.

Meskipun Mangkunegara X mundur, Daryono menyatakan bahwa dirinya tetap solid bergabung dalam Koalisi Besar Non PDIP, sambil menunggu alternatif lain.

Mengenai perolehan suara PKS yang sebenarnya bisa mengusung calonnya sendiri, Daryono belum bisa berkomentar.

"Karena sekali lagi, keputusan ada di DPP. Sementara komitmen kami masih di Koalisi Besar. Kami sedang mencari solusi, dan semoga dalam waktu yang semakin mendesak ini, kami bisa segera menemukan jalan keluar. Semoga sebelum jam 00.00 besok, kami sudah mendapat pencerahan," tutur Daryono.

Secara terpisah, Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo, menuturkan bahwa setelah mundurnya Mangkunegara X, pihaknya langsung berkoordinasi dengan seluruh partai yang masuk dalam Koalisi Besar.

 

Baca Juga: Jadwal KRL Solo-Yogyakarta 29 Agustus 2024! Turun Stasiun Solo Balapan Bisa Mampir ke Wisata Malam Sekaten hingga Pasar Rakyat Sriwedari!

"Pesan itu disampaikan melalui tim (Mangkunegara X). Semalam dikirim lewat WA, dan pagi tadi dihubungi lewat telepon," jelasnya.

PSI sendiri tetap solid dalam merapatkan barisan. Siapapun nanti yang menggantikan sosok Mangkunegara X, pasti telah dipersiapkan dengan matang.

Mengenai adanya nama Ketua HIPMI Solo, Respati Achmad Ardianto, sebagai pengganti Mangkunegara X, PSI sepakat dengan nama tersebut.

"Ya, nama ini yang memang diusulkan. Kami sadar akan butuh kerja keras dari semua partai dan elemen untuk memenangkan Respati-Astrid. Rencananya, pendaftaran akan dilakukan besok. Hari ini Parpol dan Paslon baru akan bertemu untuk membahas teknisnya," kata Yogo.

Terkait mundurnya Mangkunegara X, Yogo menghormatinya. Sebagai kepala pemerintahan di Pura Mangkunegaran, memang ada hal-hal yang harus diselesaikan sebelum mantap melangkah.

"Tidak baik juga kalau dipaksakan, apalagi beliau nanti yang menjabat. Jadi kita harus move on dan menyiapkan calon pengganti. Kami tetap menghormati keputusan beliau," pungkas Yogo.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra, Ardianto Kuswinarno, mengakui bahwa keputusan Mangkunegara X akan mengecewakan banyak pihak, terutama parpol yang sudah terlanjur mengeluarkan rekomendasi.

"Ya, menurut saya wajar kalau ada sejumlah parpol yang kecewa. Mungkin ada yang tidak puas dengan keputusan tiba-tiba mengusung Respati-Astrid. Ketidaksetujuan itu hal yang wajar," katanya.

Terlebih lagi, banyak pihak sejak awal menginginkan Mangkunegara X sebagai calon mereka.

"Tapi sekali lagi, keputusan tidak bisa memuaskan semua pihak. Yang terpenting besok kita siap mendaftar, dan sejauh ini koalisi tetap solid," ujarnya.

Ardianto tidak menampik bahwa Respati yang menggantikan Mangkunegara X sebagai Bacalon yang diusung Koalisi Besar.

 

Baca Juga: Viral Rekaman Suara Aulia Risma Lestari Korban Bullying PPDS Undip! Ucap Harus Jaga 24 Jam hingga Kesulitan untuk Minum!

Ardianto mengakui bahwa pergantian sosok di detik-detik terakhir ini ada peran dari Wakil Presiden Terpilih, Gibran Rakabuming Raka.

"Ya, semalam yang memutuskan adalah beliau berdua. Keren Solo ini, Mas Gibran masih cawe-cawe, tidak mau salah," ungkapnya.

Saat ditanya mengapa Mangkunegara X memilih mundur, dan mengapa penggantinya adalah Respati, Ardianto belum bisa menjelaskan.

"Jujur, kemarin yang membahas itu adalah DPP. Mas Respati sepertinya juga hadir. Mungkin ini perjalanannya dari Jakarta ke Solo. Nanti setelah bertemu, baru saya tahu. Untuk Gusti Bhre, silakan konfirmasi sendiri, bukan ranah saya menjelaskan," jelasnya.

Disinggung mengenai isu bahwa Mangkunegara X dan Gerindra merapat ke kubu PDIP, Ardianto menampik hal tersebut.

"Tidak, Gusti Bhre tidak akan mencalonkan diri di mana pun, dan kami tetap solid di Koalisi Besar," pungkasnya. (ant)

Editor : Nindia Aprilia
#mundur #Mangkunegara X #walikota #bhre #solo