Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

FK Undip Akui Isi Pesan WhatsApp dr. Prathita Amanda Aryani soal Paksa Junior Makan Nasi Padang 5 Bungkus, tapi...

Laila Zakiya • Selasa, 27 Agustus 2024 | 00:04 WIB
Viral unggahan soal bentuk hukuman lain yang diberikan Prathita Amanda ke juniornya.
Viral unggahan soal bentuk hukuman lain yang diberikan Prathita Amanda ke juniornya.

SOLOBALAPAN.COM - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro atau Undip buka suara soal kasus dugaan perundungan yang dilakukan oleh Prathita Amanda Aryani.

Prathita Amanda Aryani yang diketahui merupakan PPDS Bedah Undip ketahuan melakukan perundungan usai isi pesan WhatsApp miliknya untuk para junior viral di media sosial.

Lewat isi pesan WhatsApp yang beredar, dr. Prathita Amanda Aryani diketahui memberikan hukuman kepada para juniornya dengan memaksa untuk makan nasi padang 5 bungkus sekaligus.

Bahkan Prathita Amanda Aryani juga meminta bukti berupa video rekaman saat juniornya makan nasi padang itu dengan tenggat waktu tak sampai satu hari.

Perundungan yang diduga dilakukan oleh Prathita Amanda Aryani itu lantas dikonfirmasi oleh pihak FK Undip.

Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro (Undip), Yan Wisnu Prajoko tak menampik kabar dugaan perundungan yang dilakukan oleh Prathita Amanda Aryani kepada juniornya.

Tapi, kejadian perundungan yang dilakukan oleh Prathita Amanda Aryani kepada juniornya itu terjadi sekitar 3 tahun lalu, yakni pada tahun 2021.

"Prathita memang terlibat perundungan terhadap juniornya pada 2021. Perlakuan tersebut sesuai dengan laporan yang beredar, meskipun tidak melibatkan kekerasan fisik," kata Yan pada Jumat (23/8), dikutip dari Radar Semarang.

Walaupun demikian, pihak FK Undip meminta agar kasus dugaan perundungan yang dilakukan oleh Prathita Amanda Aryani itu tak disangkutpautkan dengan kasus dugaan bunuh diri dr. Aulia Risma Lestari.

Apalagi, kasus yang ternyata terjadi pada 3 tahun lalu itu sudah membuat Prathita Amanda Aryani menerima sanksi yang sepantasnya.

"Prathita sudah mendapatkan sanksi pada waktu itu. Jangan mengaitkan kasus ini dengan kematian dr Aulia adalah hal yang tidak masuk akal. Kami sudah menindaklanjuti kasus ini dengan serius dan dia sudah menunjukkan penyesalan," sambungnya.

Baca Juga: Jadwal KRL Solo-Yogyakarta 27 Agustus 2024! Turun Stasiun Solo Balapan Mampir Aja ke Pasar Rakyat di Taman Sriwedari! Seru Abis!

Yan dan FK Undip mengatakan siap mendampingi jika Prathita berencana untuk mengajukan somasi setelah namanya viral di media sosial.

"Kami siap mendampingi jika akan somasi. Dia prodi bedah dan sudah tahun keempat pendidikan," jelas Yan.

Sementara itu soal kasus dr. Aulia Risma Lestari, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #ppds #Prathita Amanda Aryani #senioritas #FK Undip #semarang #perundungan