SOLOBALAPAN.COM - Geger brutalnya aksi para oknum polisi saat berlangsungnya demo Kawal Putusan MK pada Kamis, 22 Agustus 2024 lalu.
Dalam berbagai unggahan yang dibagikan oleh warganet, ada 3 nama oknum polisi yang dinilai paling brutal saat demo Kawal Putusan MK.
Pasalnya, 5 oknum polisi muda itu diketahui membuat unggahan lelucon tentang penculikan terhadap mahasiswa yang saat itu sedang berdemo.
Dalam unggahan yang beredar, terlihat unggahan media sosial diduga milik salah satu oknum polisi.
Dalam unggahan tersebut, sang oknum polisi mengabadikan foto seorang mahasiswa yang sedang berdemo.
Mahasiswa lelaki yang berada di balik pagar Gedung DPR RI itu mengenakan jas almamater berwarna biru.
Kemudian diketahui bahwa sosok pria dalam foto itu merupakan mahasiswa Universitas Pelita Bangsa.
Dalam unggahannya, sang polisi ketahuan melakukan Doxing kepada mahasiswa yang mengikuti aksi unjuk rasa tersebut.
Bahkan foto resmi sekaligus informasi data diri milik mahasiswa dalam foto itu berhasil dikantongi oleh sang oknum polisi.
Selain mahasiswa beralmamater biru itu, demonstran lain berkaos hitam juga jadi korban doxing oknum polisi yang diduga berada satu circle dengan polisi sebelumnya.
Dalam unggahannya, oknum polisi tersebut juga berhasil menemukan unggahan foto milik demonstran tersebut, bahkan menemukan sejumlah data dirinya.
Termasuk alamat lengkap hingga pekerjaan tertulis dalam unggahan yang dibagikan oleh oknum polisi tersebut.
Terlihat ada 5 oknum polisi yang melakukan doxing kepada demonstran dan mahasiswa itu.
Akun media sosial oknum polisi itu lantas jadi sorotan, pasalnya dalam unggahan soal mahasiswa berjas almamater biru, sang oknum menuliskan 'di culik jgn nangis derr' dengan emoji tertawa.
Kalimat unggahan tersebut dinilai bak tak berempati pada pada demonstran yang saat itu tengah menyuarakan kegelisahannya di demo Kawal Putusan MK.
Dari penelusuran terhadap akun Instagram milik oknum anggota polisi tersebut, diketahui ada sebanyak 5 aparat yang kini jadi bulan-bulanan warganet.
Kelima petugas kepolisian tersebut diketahui memiliki media sosial dengan username @dickydarma11, @violaprclya, @raflicitro, @luthfimaulana_m dan @dama_prawatama04.
Namun akun media sosial dari para oknum polisi yang dicap arogan oleh warganet itu kebanyakan menghilang dan beberapa mengganti username miliknya usai jadi bulan-bulanan. (lz)
Editor : Laila Zakiya