Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kasus Bully di Kedokteran Makin Memanas! Dokter Mirza Beberkan Diduga UNPAD Gunakan Kata Lont3 ke Seluruh Residen Perempuan! Kok Bisa?

Nindia Aprilia • Senin, 19 Agustus 2024 | 19:25 WIB
Ilustrasi orang yang terkena bully, salah satunya di kedokteran UNPAD
Ilustrasi orang yang terkena bully, salah satunya di kedokteran UNPAD

SOLOBALAPAN.COM - Buntut kasus mahasiswa Undip Semarang yang diduga bunuh diri usai menjadi korban bully makin memanas hingga seret beberapa oknum dokter di beberapa kampus.

Salah satunya adalah kasus bully yang diungkap oleh Drg. Mirza Mangku Anom yang mengunggah beberapa cuitan pengakuan korban terkait kasus senioritas di Universitas Padjajaran (Unpad).

Ternyata ada beberapa kasus yang dibeberkan oleh Dokter Mirza terkait bully yang tengah marak terjadi di dunia kedokteran.

Salah satu yang miris adalah ketika ada sebutan 'lont3' bagi para residen junior di sana hingga hal itu sudah menjadi salah satu kebiasaan.

Melansir dari snapgram @drg.mirza, berikut merupakan point yang dituliskan dalam kasus pembullyan di kalangan mahasiswa kedokteran.

Berdasarkan klarifikasi Dr. dr. Rully Hanafi Dahlan, SpBS., pada 19 Juli 2024:

1. Pemanggilan kata 'Lont3' pada seluruh residen perempuan Yunior.

2. Adanya peminjaman mobil oleh senior selama 30 hari dari Yunior.

3. Adanya pengumpulan kas wajib dan dana solidaritas bisa sampai 50 juta lebih.

4. Adanya entertaint buka botol dan harus dibayar oleh Yunior sebesar 10 juta lebih

 

Baca Juga: Romantisnya Syifa Hadju saat Temani El Rumi di Pertandingan Futsal Bersama Nusantara United FC! Langsung Datang ke Solo dan Beri Pesan Ini!

5. Yunior yang terlambat dihukum push up dan ada yang dipukul pakai cincin

6. Bagi0-bagi pasien sebagai reward

7. Tolak-tolak pasien

8. Mabuk buka botol di ruang operasi

9. Residen yang salah disekap selama 15 hari di lantai atas bedah saraf

10. Yunior disuruh antar laundry, menunggu anjing peliharaan, mencari spare part mobil dan menyemir sepatu

11. Memalsukan laporan jaga

Dalam beberapa hal yang disampaikan tersebut, akan dibahas salah satunya yaitu terkait pemanggilan kata 'Lont3' untuk residen perempuan yang masih Yunior.

Kata-kata 'Lont3' sangat tidak etis jika dipanggilkan untuk seorang perempuan. Pasalnya kalimat tersebut merujuk pada hal negatif.

Kata 'lont3' sendiri merujuk pada perempuan penghibur yang konotasinya buruk jika dikaitkan dengan perempuan. (nda)

Editor : Nindia Aprilia
#Mirza Mangku Anom #dokter #unpad #dokter mirza #kedokteran #bully