SOLOBALAPAN.COM - Polisi mengungkapkan isi buku diary milik Aulia Risma Lestari, dokter muda PPDS Anestesi Undip Semarang yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar kos miliknya baru-baru ini.
Banyak yang menduga Aulia Risma Lestari memutuskan untuk mengakhiri hidupnya lantaran tak kuat menghadapi perundungan atau bully dari seniornya di PPDS Anestesi Undip Semarang.
Apalagi, pihak kepolisian juga menemukan buku diary Aulia Risma Lestari yang disebut-sebut berisi curhatannya semasa menjalani program PPDS Anestesi di Undip Semarang.
Dari hasil penyelidikan yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian, muncul sejumlah fakta baru mengenai kasus tewasnya Aulia Risma Lestari.
Lewat buku diarynya, Aulia Risma Lestari rupanya hanya mengungkapkan keluh kesahnya terhadap Tuhan.
Hal itu dibeberkan Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, seperti dikutip pada Sabtu, 17 Agustus 2024.
Dari hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian masih meyakini jika sang dokter muda meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya.
Diketahui sebelumnya, Aulia Risma Lestari disebut memiliki penyakit syaraf kejepit, yang kemudian membuatnya mengkonsumsi obat pelemas otot.
Bahkan saat ditemukan di dalam kamar kosnya, Aulia Risma Lestari diketahui telah menyuntikkan obat bius atau obat pelemas otot ke dalam tubuhnya.
Meskipun demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus meninggalnya dokter muda Aulia Risma Lestari.
"Belum ada bukti yang mengatakan itu korban perundungan atau sebaliknya, tidak ada bukti mengatakan dia bukan korban perundungan," kata Irwan, dikutip dari kanal YouTube Metro TV.
Untuk informasi sementara, polisi membenarkan jika pihaknya menemukan obat anestesi di kamar kos yang dihuni sang dojter muda.
Cairan yang tersisa di dalam alat suntik itu kini masih diselidiki pihak kepolisian yang bekerja sama dengan Kemenkes.
Pihak kepolisian membuka kemungkinan kasus kematian sang dokter muda lantaran kelalaian.
Pasalnya, obat anestesi yang ditemukan di kamar kos Aulia Risma Lestari itu seharusnya digunakan lewat cairan infus.
"Bisa juga karena kelalaian menyuntik dirinya sendiri kemudian menyebabkan kematian kepada yang bersangkutan," sambungnya.
Dugaan jika sang dokter muda memutuskan bunuh diri juga dibantah oleh pengacara Aulia Risma Lestari. (lz)
Editor : Laila Zakiya