SOLOBALAPAN.COM - Truk tangki pengangkut minyak goreng curah terguling di jalan raya Desa/Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, pada Senin (12/8) siang.
Akibat kecelakaan tersebut, ribuan ton minyak goreng yang seharusnya dikirim ke Madiun tumpah ke jalan.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera berlarian untuk mengambil minyak yang masih tersisa di dalam tangki truk.
Mereka menggunakan berbagai alat seperti bak, timba, dan galon untuk menampung minyak curah yang meluber.
Tak jarang, warga juga saling berbagi minyak yang telah dievakuasi ke beberapa bak mandi besar yang disediakan.
Tak sedikit warga yang mengais minyak yang tumpah di jalan menggunakan peralatan seadanya.
Menurut pengemudi truk tangki, Bibit Purwanto, truk tersebut membawa sekitar 7 ton 200 kilogram minyak goreng yang rencananya akan dikirim dari Gresik ke Madiun.
’’Muatannya minyak goreng sekitar 7 ton 200 kilogram. Saya dari Gresik, rencana akan kirim ke Madiun,’’ ungkap pengemudi truk tangki, Bibit Purwanto.
Peristiwa tergulingnya truk terjadi ketika truk tangki dengan nomor polisi E 9202 AD melaju dari Gresik menuju Kota Mojokerto sekitar pukul 14.00.
Di lokasi kejadian, muncul sebuah dump truck yang tidak diketahui nomor polisinya melaju dari arah berlawanan.
Selain itu, sebuah sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi S 5243 TS yang dikendarai oleh Ainul Ghofur juga berada di belakang dump truck.
Diduga, Bibit Purwanto mengalami kantuk, yang menyebabkan kendaraannya melaju terlalu ke tengah jalan. Akibatnya, terjadi saling senggol antara tangki dan dump truck.
Saking kerasnya senggolan antara truk tangki dan dump truck, tangki terguling di sisi kanan jalan dan menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh Ainul, yang sedang dalam perjalanan ke Driyorejo, Gresik.
"Saya berada di belakang dump truck ketika tiba-tiba terjadi tabrakan dengan truk tangki."
Mungkin salah satu sopir, terutama sopir truk tangki, mengantuk sehingga posisinya terlalu ke tengah jalan dan akhirnya menabrak saya," ujar Ainul.
Ainul mengaku tidak mengalami luka parah dan berhasil menghindari tabrakan meskipun bodi motornya hancur.
Sementara itu, Bibit Purwanto mengalami luka-luka di bagian kepala dan siku tangan kanannya.
Polisi dan relawan yang datang segera melakukan rekayasa lalu lintas, termasuk mengevakuasi truk menggunakan mobil derek dan menguruk tumpahan minyak dengan pasir.
"Kondisi saya tidak apa-apa, hanya motor saya yang hancur. Saya tadi mau berangkat kerja di pabrik." tambah ainul.
Video penjarahan yang dilakukan warga pun viral di sosial media. Diupload oleh akun Instagram @undercover.id menunjukkan warganet merasa iba dengan pengemudi truk.
"Gakuat liat ekspresi muka si bapa sopirnya," ujar salah satu netizen.
Adapun warganet yang menyayangkan aksi para warga tersebut.
"Dengan bangga nya mengambil, itu pak sopir lagi kena musibah, bingung utk berobat, ditambah ganti yg udh d ambil... Bukannya membantu, malah diambil," tulis netizen tersebut. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo