SOLOBALAPAN.COM - Gaga Muhammad, diketahui mendapatkan pembebasan bersyarat pada 18 April 2024 terkait kasus meninggalnya mendiang Laura Anna.
Baru-baru ini menjadi bintang tamu dalam podcast YouTube yang dipandu oleh pengusaha Grace Tahir.
Dalam wawancara tersebut, Grace Tahir bertanya apakah Gaga Muhammad telah mengunjungi keluarga mendiang Laura Anna setelah bebas dari penjara.
Gaga mengaku belum mengunjungi keluarga almarhumah.
"Belum ke sana. Aku masih ada takut kalau ngobrol sama mereka, takutnya mereka nggak suka," kata Gaga Muhammad dalam podcast Grace Tahir.
Mendengar jawaban tersebut, Grace Tahir langsung berbicara dengan tegas kepada Gaga Muhammad.
Grace menekankan bahwa keluarga mendiang Laura Anna tidak mungkin menyukai Gaga, mengingat putri mereka telah meninggal dunia dan tidak mungkin kembali lagi.
Grace menyatakan bahwa jika ia berada di posisi keluarga mendiang Laura Anna, ia akan menginginkan agar Gaga dihukum selama mungkin, bahkan seumur hidup.
Grace merasa bahwa tindakan Gaga yang menyebabkan meninggalnya anak mereka sangat berat untuk diterima, sehingga hukuman yang lebih lama dianggap lebih pantas.
Grace Tahir kemudian menyarankan agar Gaga Muhammad tetap mengunjungi rumah keluarga Laura Anna.
Apakah Gaga diterima atau tidak, itu bukan urusannya.
Yang penting adalah menunjukkan niat yang kuat untuk meminta maaf dan adanya penyesalan yang tulus atas tragedi yang terjadi beberapa tahun lalu.
"Kamu kan sudah dewasa sekarang, mestinya harus kerjakan itu dong. Kalau mereka tolak, itu hak mereka."
"Tapi kamu secara pribadi ada keinginan untuk melakukan itu. Nggak usah mikir mereka nggak suka sama saya atau gimana," kata Grace Tahir.
Gaga Muhammad mengungkapkan bahwa sebenarnya ia telah memiliki niat sejak masih di penjara untuk meminta maaf dengan mengunjungi keluarga mendiang Laura Anna.
Namun, niat tersebut belum terlaksana karena ketakutan yang dirasakannya.
"Aku ingin sekali datang ke rumah mereka untuk bilang, 'Tante, Gaga sudah menjalani proses hukumnya, Gaga minta maaf jika memang ada kesalahan terhadap almarhum dan Tante dahulu'," kata Gaga Muhammad.
Dalam podcast yang sama, Grace Tahir juga menanyakan mengenai pembebasan bersyarat yang diterima Gaga.
Menurut Gaga, ia memperoleh pembebasan bersyarat setelah mengajukannya sendiri.
Grace Tahir menanyakan kepada Gaga Muhammad apakah dia tidak mempertimbangkan dampak emosional yang mungkin ditimbulkan dari permohonan pembebasan bersyaratnya.
Grace menyoroti bahwa, menurut pandangan keluarga mendiang Laura Anna, vonis hukuman 4 tahun tidak sebanding dengan kehilangan nyawa Laura Anna.
Grace menambahkan bahwa keluarnya Gaga Muhammad setelah menjalani hukuman penjara selama 2 tahun mungkin terasa sangat tidak adil bagi keluarga almarhumah.
"Merasa bersalah iya merasa bersalah. Tapi kalau ada jalurnya ke sana, kenapa nggak diambil," tungkas Gaga Muhammad. (did)