SOLOBALAPAN.COM - Seorang anak (MP) berusia 9 tahun gegerkan warganet usai viral saat kendarai sebuah mobil di Kemang Jakarta Selatan hingga alami kecelakaan.
Berikut adalah kronologi lengkap kejadian seorang anak yang mengemudikan mobil hingga mengalami kecelakaan di kawasan Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan:
Awal Kejadian
MP, yang sering bermain game online dengan tema mengemudi, melihat sebuah mobil terparkir di depan halaman rumahnya.
Mobil tersebut dalam keadaan tidak terkunci, dan kuncinya masih tergantung di dalam mobil karena pemiliknya lupa mencabut.
Motivasi MP
Terinspirasi oleh game yang sering ia mainkan dan video yang ia lihat di internet, MP menjadi penasaran dan ingin mencoba mengemudikan mobil sungguhan, meskipun ia belum pernah belajar mengemudi secara langsung.
Pengambilan Mobil
MP kemudian memutuskan untuk menaiki mobil tersebut. Ia berhasil menghidupkan mesin mobil tanpa sepengetahuan orang dewasa di sekitarnya.
Perjalanan di Jalan Raya
MP berhasil mengendarai mobil tersebut hingga keluar dari halaman rumah dan menuju ke Jalan Kemang Raya.
Meskipun usianya sangat muda dan tidak memiliki pengalaman mengemudi, MP tetap melanjutkan mengendarai mobil tersebut di jalan umum.
Kecelakaan
Di Jalan Kemang Raya, MP kehilangan kendali atas mobil yang dikemudikannya dan terjadilah kecelakaan tunggal.
Meskipun kecelakaan tersebut tidak menyebabkan korban jiwa, insiden ini cukup menghebohkan dan menarik perhatian publik serta pihak berwenang.
Pemeriksaan Polisi
Setelah kejadian, MP bersama kedua orang tuanya diperiksa oleh pihak kepolisian.
Berdasarkan pemeriksaan, diketahui bahwa MP tidak memiliki pengalaman mengemudi sebelumnya, dan tindakannya didorong oleh kecanduan bermain gim daring dan melihat video di internet yang berkaitan dengan mengemudi.
Mediasi
Polres Metro Jakarta Selatan kemudian memfasilitasi pertemuan antara keluarga MP dan pemilik mobil untuk menyelesaikan masalah ini melalui mediasi.
Kedua belah pihak sepakat untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik secara damai.
Pesan Polisi
Pihak kepolisian mengingatkan para orang tua untuk lebih waspada dan mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama terkait penggunaan internet dan gim daring yang dapat mempengaruhi perilaku anak di dunia nyata.
Kasus ini menjadi contoh penting mengenai dampak negatif dari pengaruh gim daring pada anak-anak, terutama jika tidak diawasi dengan baik oleh orang tua atau wali. (nda)
Editor : Nindia Aprilia