SOLOBALAPAN.COM - Viral di media sosial menunjukkan detik-detik menegangkan seorang tukang cukur di Morowali menyerang pelanggannya dengan parang panjang.
Video tersebut terjadi di pinggir jalan Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah pada Kamis, 8 Agustus 2024.
Menurut informasi yang diperoleh, pelaku, seorang tukang cukur berinisial AW (44).
Ia menyerang pelanggan berinisial AG (29) dengan parang setelah korban mengajukan protes terhadap hasil cukurannya.
Rekaman video yang menunjukkan detik-detik insiden mengerikan ini menjadi viral di media sosial.
Seperti yang dilaporkan oleh akun X @folkshitt pada Jumat, 9 Agustus 2024.
"Beredar video pembacokan menggunakan parang di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (8/8)," tulis akun tersebut.
Video tersebut direkam oleh seorang warga perempuan yang kebetulan berada di lokasi saat kejadian tersebut terjadi.
Terlihat bahwa perekam wanita tersebut terdengar histeris saat merekam momen yang berujung pada aksi pembacokan tersebut.
Rekaman video memperlihatkan beberapa warga yang memasuki tempat pangkas rambut untuk melerai pertengkaran antara tukang cukur dan pelanggan.
Sebelumnya, pelanggan dan tukang cukur terlibat cekcok.
Kemudian, memanas hingga menjadi duel, diduga karena ketidakpuasan pelanggan terhadap hasil cukuran.
Meskipun warga berhasil memisahkan mereka, korban terlihat keluar dari tempat pangkas rambut dan terjatuh di pinggir jalan di depan kios cukur.
Tak lama setelah itu, pelaku muncul mengenakan baju hijau dan membawa parang panjang.
Korban yang sudah terjatuh kemudian dibacok dengan santainya menggunakan parang oleh pelaku.
Kejadian tersebut disaksikan oleh warga, termasuk perekam video, namun mereka tidak berani melerai karena takut dengan pelaku yang membawa parang.
Perekam bahkan sampai berteriak histeris dan meminta pertolongan untuk menghentikan aksi penganiayaan tersebut.
Setelah melakukan aksinya, pelaku dilaporkan melarikan diri. Sementara itu, korban segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. (did)