SOLOBALAPAN.COM - Sopir pick-up yang berhasil menghalangi gerombolan pelajar yang melakukan aksi pembacokan terhadap siswa SMAN 95 Jakarta Barat.
Peristiwa pembacokan ini terjadi di jalan kecil di kawasan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat pada Senin, 5 Agustus 2024.
Aksi tersebut terekam oleh CCTV di lokasi dan kemudian viral di media sosial.
Berdasarkan unggahan akun X @Miss Tweet yang memposting video detik-detik pembacokan pada Selasa, 6 Agustus 2024.
Terlihat bahwa kejadian bermula ketika segerombolan pelajar SMA sedang melintas.
Kemudian, terlihat anak-anak SMA lain yang berboncengan satu motor dari arah berlawanan, dengan tiga orang di atasnya.
Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba salah satu anggota gerombolan membacok siswa dari SMAN 95 Jakarta Barat.
Setelah melakukan aksi tersebut, yang motifnya masih belum diketahui, gerombolan pelajar itu langsung mencoba melarikan diri.
Namun, belum sempat kabur, sebuah mobil pick-up menghalangi jalan untuk mencegah pelarian mereka.
Dalam keadaan panik karena tidak bisa melarikan diri, gerombolan tersebut berhasil diamankan oleh warga sekitar.
Setelah ditangkap, para pelajar ini diinterogasi oleh warga mengenai motif pembacokan tersebut.
Korban pembacokan mengalami luka di tangan kanan dan kondisinya stabil setelah kejadian.
Pelaku pembacokan ini, yang berasal dari SMK PGRI dan berinisial GP (17), telah diamankan dan dibawa ke Polsek Kalideres.
Tindakan sopir pick-up yang menghalangi pelaku untuk melarikan diri mendapatkan pujian tinggi dari netizen.
Banyak pengguna media sosial yang memberikan penghormatan dan ungkapan kekaguman atas keberanian sopir tersebut dalam menghadapi situasi berbahaya ini.
“Respect untuk bapak nya,” tulis netizen.
“Respect buat bapaknya, awalnya gue liat kirain bapaknya gak liat kanan kiri pas belum liat full,” komentar netizen lainnya.
Sementara itu, banyak juga yang geram dengan aksi para gerombolan pelajar yang masih sekolah ini.
“Disekolahin mati-matian malah mau matiin orang,” ujar netizen yang geram.
“Waras ga sih, orang lewat biasa malah mau di bacok,” komentar netizen keheranan. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo