SOLOBALAPAN.COM - Pernyataan mengejutkan datang dari Audrey Davis yang mengakui bahwa dirinya adalah sosok pemeran wanita dalam video syur yang viral baru-baru ini.
Pengakuan ini menghebohkan publik, terutama setelah video berdurasi 1,36 menit tersebut diduga melibatkan putri David Bayu, yang juga dikenal sebagai David Naif.
Usai viralnya video tersebut, Polda Metro Jaya segera bertindak dengan melakukan penyelidikan intensif. Polisi berhasil menangkap dua pelaku yang diduga bertanggung jawab atas penyebaran video syur tersebut.
Dalam proses penyelidikan, Audrey Davis atau AD mengakui bahwa dirinya memang pemeran dalam video yang menjadi perbincangan hangat itu.
Pengakuan ini memberikan polisi sejumlah bukti baru yang penting dalam penyidikan kasus ini.
Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, memberikan keterangan kepada wartawan pada Rabu, 7 Agustus 2024, terkait perkembangan penyidikan.
"Dari keterangan saksi AD, penyidik memperoleh beberapa informasi baru yang akan didalami lebih lanjut dalam penyidikan kasus ini," ujar Ade Safri, dilansir pada Kamis, 8 Agustus 2024.
Polda Metro Jaya tidak hanya berhenti pada pengakuan Audrey Davis. Polisi juga telah berhasil menangkap dua pelaku yang diduga sebagai penyebar video syur tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, salah satu pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp2 juta per bulan dengan mengkomersilkan video tersebut.
Penangkapan kedua pelaku ini menambah panjang daftar kasus penyebaran konten pornografi yang berhasil diungkap oleh Polda Metro Jaya.
Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak yang berharap agar tindakan tegas dapat memberikan efek jera kepada pelaku penyebaran konten tidak senonoh di media sosial.
Audrey Davis sendiri, dalam pengakuannya, telah menyerahkan sejumlah dokumen penting yang kini sedang dianalisis oleh pihak kepolisian.
Dokumen tersebut diharapkan dapat memperkuat bukti-bukti yang sudah ada dan membantu penyidik dalam mengungkap jaringan penyebar video syur ini.
"Kami akan memberikan update perkembangan kasus tersebut. Saat pemeriksaan saksi AD, dia juga menyerahkan beberapa dokumen kepada penyidik yang akan dianalisis terkait dugaan tindak pidana yang terjadi," ungkap Ade Safri.
Meski identitas pemeran wanita telah terungkap, pihak kepolisian masih menghadapi tantangan untuk mengungkap identitas pemeran pria dalam video syur tersebut.
Proses pendalaman terus dilakukan untuk memastikan semua pihak yang terlibat dalam pembuatan dan penyebaran video tersebut dapat diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Ade Safri menegaskan bahwa pihak kepolisian belum dapat membeberkan detail lebih lanjut terkait bukti yang telah dikumpulkan, mengingat kasus ini masih dalam tahap penyidikan.
"Kami memahami tingginya minat publik terhadap kasus ini, namun kami harus menjaga integritas penyidikan," tambahnya. (lz/nda)
Editor : Nindia Aprilia