SOLOBALAPAN.COM - Viral pemilik Early Steps Daycare di Pekanbaru diduga melakukan penganiayaan terhadap anak asuhnya.
Dikatakan bahwa pemilik Early Steps Daycare sampai tega melakban kaki dan mulut anak asuhnya saat anak asuhnya itu dititipkan.
Selain itu, seorang korban juga mengungkap jika anaknya yang dititipkan ke Early Steps Daycare itu tak diberi makan saat berada di tempat penitipan anak tersebut.
Unggahan soal kejinya oknum pemilik daycare itu viral usai diunggah oleh pemilik akun Instagram @phy_losophy, dikutip pada Kamis, 8 Agustus 2024.
Pemilik akun Instagram tersebut diketahui juga merupakan wali murid dari anak asuh Early Steps Daycare.
Ia mengungkap sejumlah tindakan keji yang dilakukan oleh pemilik oknum daycare itu.
Dikatakan olehnya, bahkan sejumlah staf yang bertugas mengasuh anak-anak di daycare tersebut tak pernah bertahan lama bekerja di tempat tersebut.
Diduga, para staf pengasuh yang sebelumnya bekerja di tempat tersebut mengetahui aksi keji sang pemilik daycare hingga akhirnya dikeluarkan dari pekerjaannya.
Namun kepada orang tua siswa, pemilik Early Steps Daycare justru mengatakan bahwa deretan suster atau pengasuh itu dikeluarkan karena bersikap kasar kepada anak asuh.
Hingga akhirnya, perlakuan pemilik Early Steps Daycare itu dibongkar habis oleh seorang pengasuh yang kini bekerja di tempat tersebut.
Deretan foto anak-anak dalam kondisi terlakban di bagian kaki dan mulutnya pun beredar.
Akun Instagram @phy_losophy pun mengecam tindakan yang dilakukan oleh pemilik daycare tersebut.
Ia tak menyangka jika anaknya menjadi korban kebiadaban oknum pemilik daycare yang dipercayanya itu.
Apalagi, akun @phy_losophy juga mengetahui jika pemilik daycare itu punya anak perempuan yang seumuran dengan anaknya.
'Kenapa tidak dari awal saya viralkan??
Karena si najis ini punya anak perempuan 2 yg scumuran anak saya,'
'Saya marah benci dendam sama ibu nya dan pengasuh yang megang anak saya, bukan anak2nya,bagaimana nanti kedepan kalo mereka tau ibunya punya kelakuan seperti iblis? Foto ibunya tersebar kemana?'
'Tapi kembali lagi, anak saya juga butuh keadilan,
Bismillah,' tulis unggahan akun Instagram tersebut.
Dari unggahan korban, wali murid lain pun juga mengaku jika anaknya kini menjadi menyimpan trauma.
Curhatan akun @phy_losophy itu lantas membuat sejumlah warganet utamanya para wanita geram.
Para warganet menyebut jika sosok pemilik daycare itu sakit jiwa, hingga tak pantas disebut sebagai seorang manusia. (lz)
Editor : Laila Zakiya