Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Detik-detik Wanita 30 Tahun di Surabaya Ditemukan Tewas di Dalam Rumah Terungkap, Ternyata Korban Dianiaya Adik!

Laila Zakiya • Kamis, 1 Agustus 2024 | 18:21 WIB
Wanita ditemukan tewas di dalam rumahnya di Surabaya, diduga kakak dianiaya adik.
Wanita ditemukan tewas di dalam rumahnya di Surabaya, diduga kakak dianiaya adik.

SOLOBALAPAN.COM - Detik-detik penemuan wanita berusia 30 tahun di Surabaya bernama Sandra yang jadi korban penganiayaan hingga tewas oleh adiknya terungkap.

Diketahui, Sandra ditemukan dalam keadaan tewas di rumah yang ditempatinya yang berlokasi di Jalan Darmo Indah Selatan Gang GG/17, Tandes, Surabaya.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun, Sandra tinggai di rumah yang berlokasi di Tandes, Surabaya itu sejak empat tahun lalu.

Warga sekitar mengungkapkan bahwa Sandra merupakan sosok wanita yang tertutup.

Bahkan pekerjaan wanita itupun tak diketahui oleh warga sekitar.

"Korban keseharian tertutup. Pekerjaan kurang tahu," ujar Septa Eka, sekuriti perumahan di TKP, dilansir dari Radar Surabaya pada Kamis, 1 Agustus 2024.

Sandra disebut tinggal bersama dengan keluarga besarnya saat pertama kali berada di lingkungan tersebut.

Namun kedua orang tua Sandra diketahui pindah ke kawasan Manukan, Surabaya.

Tak lagi tinggal bersama dengan orang tuanya, Sandra diketahui berada di rumah itu bersama dengan P adiknya.

Namun warga mengaku sudah sekira satu bulan jarang melihat P.

Sekuriti perumahan tersebut lantas membeberkan detik-detik Sandra ditemukan.

Baca Juga: Viral Pemerintah Izinkan Praktik Aborsi untuk Korban Tindak Kekerasan Seksual: Berikut Syarat dan Ketentuannya!

Menurutnya, saat itu sekuriti perumahan sedang melakukan patroli keliling perumahan pada Selasa, 30 Juli 2024 sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat itu, sekuriti perumahan melihat punti pagar rumah kontrakan yang dihuni korban dalam keadaan terbuka.

Ketika sekuriti perumahan kembali melewati rumah korban pukul 12.00 WIB, Septa Eka mengatakan bahwa keadaan pintu rumah masih terlihat dalam keadaan terbuka seperti sebelumnya.

Selain itu, di dalam rumah tepatnya di teras, tampak ada motor matik dan paket yang tak tersentuh.

Sekitar pukul 14.00 WIB, sekuriti perumahan lantas melaporkan hal tersebut ke koordinator sekuriti.

Ia kemudian diminta untuk menggedor puntu dan memanggil penghuni rumah.

Tak mendapat respon, Septa langsung kembali dan melaporkan ke koorrdinator.

"Disaksikan warga, kami bertiga masuk ke dalam rumah mengecek dua kamar, pintu kamar tidak terkunci kosong. Lalu jalan ke arah tangga di dapur sisi belakang. Saya lihat ke atas menemui korban kayak tertelungkup ada kabel di leher," tukasnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#adik aniaya kakak #tewas #surabaya