Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Gaya Elit Gaji Sulit! Selebgram RS Disebut Tega Bayar Pegawai Rp2 Juta per Bulan dan Pasang Denda Rp100 Ribu Jika Telat

Laila Zakiya • Rabu, 31 Juli 2024 | 02:22 WIB
Ilustrasi gym - Selebgram pemilik gym disebut melakukan eksploitasi terhadap pegawai.
Ilustrasi gym - Selebgram pemilik gym disebut melakukan eksploitasi terhadap pegawai.

SOLOBALAPAN.COM - Seorang selebgram belakangan jadi perhatian lantaran dianggap melakukan eksploitasi terhadap pegawai di gym miliknya.

Pengakuan pegawai yang menjadi korban eksploitasi selebgram tersebut viral melalui akun X @zalkad, dikutip SoloBalapan.com pada Selasa, 30 Juli 2024.

Aksi selebgram pemilik gym yang mengeksploitasi pegawainya itu cukup miris.

Pasalnya, selama ini sang selebgram dikenal kerap memamerkan kekayaannya melalui media sosial miliknya.

Dari pengakuan tersebut, diketahui bahwa sosok selebgram yang melakukan eksploitasi pegawainya itu adalah RS.

Dari penuturan akun X @zalkad, RS disebut memberi upah kepada pegawainya sebesar Rp2 juta per bulan.

Tentunya angka tersebut tak ideal mengingat gym milik RS tersebar di sejumlah bagian di Jakarta.

Selain itu, RS juga memberlakukan denda sebesar Rp100 ribu untuk setiap kali pegawainya terlambat datang kerja.

Demi tak terlambat bekerja, pemilik gym lantas mengimbau pegawai untuk tinggal di mess yang ada di gym.

Pegawai diberikan sebuah ruanga kecil yang kemudian difungsikan sebagai kamar bagi pegawai.

"Harus tinggal di gym-nya, ada kamar kecil gitu. Telat dateng denda Rp100 ribu," tulis cuitan di akun X itu.

Baca Juga: Selain Duta Kesehatan Mental yang Rusak Mental Orang Lain, Mohammad Hermanto Juga Jadi Guru Tahfidz, Kok Tega Lakukan Pelecehan?

RS juga menerapkan 6 hari kerja yang dinilai tak sesuai dengan aturan 5 hari kerja di Jakarta dan sekitarnya.

Tanggal merah pun para pegawai diminta untuk tetap masuk kerja.

Selain itu, para pegawai yang bekerja di tempat itu juga harus bisa merangkap peran.

Kerap kali para pegawai diminta untuk melakukan hal yang tak sesuai dengan job desk nya.

"Jadi OB-nya itu harus bisa jadi PT juga atau kebalikannya PT jadi OB. Bahkan jadi instruksi senam, combat, HIIT, poundfit, dll," sambungnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #selebgram #eksploitasi