SOLOBALAPAN.COM - Viral video polisi saat bentrok dengan Brimob di Kota Tual, Maluku.
Dalam video yang beredar, terlihat kubu Polisi dan Brimob yang saat itu saling berhadapan.
Pihak Polisi dan Brimob sempat beradu mulut, hingga akhirnya polisi yang mengenakan rompi berwarna hijau ditelan amarah hingga memukul salah satu lawannya.
Disebutkan bahwa keributan Polisi vs Brimob itu terjadi pada Minggu, 28 Juli 2024.
Usai aksi polisi tersebut, gerombolan pria yang disebut sebagai Brimob kemudian mengejar polisi yang baru saja melakukan penyerangan itu.
Dalam adegan yang lain, Polisi dan Brimob itu terlihat saling kejar-kejaran.
Bahkan terdengar kedua pihak yang cekcok itu memutuskan untuk menggunakan senjata api yang dimilikinya.
Dari video yang beredar, terdengan sebanyak 11 kali suara dentuman tembakan diledakkan.
Keributan antara Polisi dan Brimob itu lantas membuat resah warga sekitar.
“Iya dengar bunyi senjata berulangkali. Saya tidak tahu kenapa? Tapi warga semua lari menyelamatkan diri,” ujar salah satu warga, seperti dikutip dari akun X @/Aryprasetyo85, Senin, 29 Juli 2024.
Kepala Desa setempat menyatakan bahwa keributan itu bukan kali pertama terjadi.
Sebelumnya, oknum Polisi dan Brimob itu diketahui pernah geger dengan warga sipil.
'PRESISI Banget Ya Pak @ListyoSigitP ?' sindir @/Aryprasetyo85 lewat cuitannya.
'Hebat sekali kalian Sama² dari Tribrata saling serang dan tembak,Itu peluru dari uang rakyat Lo bukan buat gaya²an...' tulis akun @/dhemit_is_back.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Aries Aminnullah mengungkapkan bahwa pertikaian itu bermula dari kesalahpahaman antara kedua belah pihak.
Dikatakannya, perseteruan itu bermula saat aparat Polres Kota Tual tengah melakukan patroli razia disiplin lalu lintas.
Personel Polres Kota Tual ang saat itu menemukan adanya motor dengan knalpot brong kemudian mengamankan pengendara yang saat itu berboncengan dengan temannya itu.
Namun sang pengendara kabur dan melaporkan kejadian itu kepada temannya yang lain.
Tak lama kemudian, 30 orang yang disebut berasal dari satuan Brimob datang dan langsung menyerang personel Polres Kota Tual.
"Ada patroli terus ada razia knalpot racing. Kemudian ada yang diamanakan, namun ada yang lari melaporkan kejadian teman temannya tiga puluh orang nyerang polisi. Indikasinya ada anggota Brimob. Kemudian terjadi penyerangan itu," kata Kombes Pol Aries Aminnullah. (lz)