SOLOBALAPAN.COM – Sejumlah tanaman hias di Taman Balekambang rusak pasca peresmian Kamis (26/7).
Merespon hal tersebut, Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Rusaknya tanaman hias itu yang diduga karena terinjak para pengunjung yang jumlahnya mencapai ribuan orang saat pembukaan Kamis (25/7).
Hal itu dibagikan dalam Insta Story resmi akun @balekambangsolo.
Dalam story itu pemilik akun mengunggah foto tanaman rusak rebahan dengan tanah sembari memberikan caption bertuliskan ‘MBOG TOLONG MBOG TOLONG, AYOK KITA JAGA SAMA SAMA YA SAYANGKU” sembari memberikan emoticon senyum.
‘BAPAK IBU ANKE YO DIKANDANI NGGIH’ diikuti emoticon serupa. Dan diakhir dituliskan ‘IJIK AKEH JANE TP IKI SEK WAE’.
Yang artinya,"Minta tolong, ayo kita jaga bersama sayangku. Bapak dan Ibu tolong anaknya juga di beri tahu."
Dikonfirmasi soal hal itu, Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa menegaskan bahwa kerusakan itu memang risiko Pemerintah Kota Surakarta selaku pengelola.
Pihaknya mengaku siap menerima kritikan dari masyarakat, soal kerusakan tanaman hias pasca peresmian itu.
“Halah, ora opo-opo! Kui sesuk nek dibukak ono sing ngidak yo ora salah,” tegas dia.
Yang artinya." halah, tidak apa-apa. besok kalau dibuka ada yang menginjak tidak masalah," ucap Wali Kota Solo tersebut.
Pihaknya menegaskan kerusakan karena digunakan daripada ruak karena tidak digunakan.
Artinya Teguh mengaskan kerusakan karena pemakaian itu hal yang lumrah dan tidak perlu dibesarr-besarkan.
Meski demikian pihaknya mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga keindahan Taman Balekambang.
“Itu risiko. Lebih baik rusak dipakai daripada rusak tidak di apa-apakan. Arep dielek-elek opo diapik-apik kita terima semua,” tegas Wali Kota Teguh. (ves/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo